Apa Saja Yang Dipelajari di Jurusan Teknik Pertambangan?

Jika ada yang bertanya “apa jurusan yang gajinya paling besar?jurusan Teknik Pertambangan akan menjadi salah satu jawaban saya. Tapi, ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Apa saja itu? dan apa sebenarnya jurusan Teknik Pertambangan ini? Apa saja yang dipelajari dan bagaimana prospek kerjanya?

Dalam artikel review jurusan Teknik Pertambangan ini kita akan bahas dengan detail, mulai dari pengertian jurusan Teknik Pertambangan, mata kuliah yang akan dipelajari, pilihan kampus terbaik, serta peluang kerja dari sarjana Teknik Pertambangan.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi adik-adik yang baru lulus SMA/SMK dan ingin melanjutkan ke program studi Teknik Pertambangan.

Ilustrasi pertambangan


Pengertian Jurusan Teknik Pertambangan

Seperti namanya, Teknik Pertambangan adalah jurusan yang akan mempelajari proses penambangan mineral berharga yang bersifat padat, seperti batubara, besi, aluminium, emas, perak, platina, timah, dan berbagai jenis bahan tambang lainnya. Kecuali barang tambang yang bersifat cair seperti minyak bumi, karena itu akan menjadi jatah jurusan terpisah, yakni jurusan Teknik Perminyakan.

Kenapa harus dibedakan antara Teknik Pertambangan dengan Teknik Perminyakan? karena ada perbedaan mendasar antara kedua jenis material ini, termasuk cara pencarian dan cara pengolahannya meskipun sama-sama ditambang dari dalam bumi.

Untuk penjelasan yang lebih teknis, berikut definisi jurusan Teknik Pertambangan yang saya kutip dari website ITB:

“Sesuai dengan namanya Program Studi (prodi) Teknik Pertambangan akan mempelajari berbagai macam hal yang berhubungan dengan proses penambangan terutama mineral berharga dan batubara. Untuk melakukan proses penambangan ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti ilmu tentang mineral yang akan ditambang, misalnya sifat mineral yang akan ditambang itu seperti apa ? Kemudian kegunaannya untuk apa saja ? Bagaimana cara mengolahnya agar bisa dimanfaatkan oleh manusia?

Ketika kita akan menambang emas maka selain mengetahui hal-hal penting yang telah disebutkan diatas, perlu diketahui pula apakah proses penambangan yang akan dilakukan itu menguntungkan atau tidak. Maksudnya ? Sifat mineral, kegunaannya, cara menambangnya, juga cara mengolahnya agar bisa dipergunakan oleh manusia harus diperhitungkan sisi ekonominya. Oleh sebab itu, pada prodi Teknik Pertambangan, teman-teman juga akan mempelajari ilmu ekonomi yang berkaitan dengan proses penambangan mineral.

Dalam proses penambangan, ada tiga hal utama yang dilakukan yaitu: eksplorasi, eksploitasi, dan pemrosesan. Eksplorasi merupakan proses pencarian mineral berharga. Eksploitasi adalah proses penambangan mineral tersebut. Sedangkan pemrosesan adalah kegiatan memisahkan mineral berharga dari partikel-partikel lain yang menyatu dengan mineral tersebut.”

Ilustrasi pertambangan


Mata Kuliah di Jurusan Teknik Pertambangan

Agar pembahasan tentang jurusan Teknik Pertambangan lebih lengkap, saya akan menampilkan daftar mata kuliah yang diajarkan. Ini bisa menjadi acuan mengenai apa yang akan dipelajari nantinya.

Sebagai rujukan, saya menggunakan daftar mata kuliah jurusan Teknik Pertambangan dari Universitas Teknologi Bandung (ITB). Tidak dapat dipungkiri bahwa ITB menjadi salah satu kampus terbaik untuk kuliah Teknik, terutama Teknik Pertambangan.

Di jurusan Teknik Pertambangan ITB, nantinya terdapat 2 pilihan bidang konsentrasi, yakni Tambang Eksplorasi dan Tambang Umum. Bidang konsentrasi ini ditentukan pada semester 5 atau tahun ke-3 perkuliahan. Apa berbedaan dari keduanya?

Bidang konsentrasi Tambang Eksplorasi akan lebih terfokus pada proses pencarian barang tambang itu sendiri, yakni proses penemuan (finding) dan pembuktian (proving), sedangkan bidang Tambang Umum akan lebih terfokus pada proses kegiatan tambang sehari-hari, yakni proses setelah tambang ditemukan, mulai dari pembongkaran material, ventilasi serta mempelajari kestabilan tanah pada tambang bawah tanah.

Kembali, pilihan konsentrasi ini ada di semester 5 ke atas. Artinya, di semester 1 sampai 4 semua mahasiswa akan belajar mata kuliah yang sama. Berikut daftar mata kuliah di jurusan Teknik Pertambangan, Universitas Teknologi Bandung:

Mata Kuliah Teknik Pertambangan Semester 1:

  • Fisika Dasar IA
  • Kimia Dasar IA
  • Tata Tulis Karya Ilmiah
  • Pengantar Rekayasa dan Desain I
  • Pengantar Sumberdaya Mineral dan Energi
  • Matematika IA

Mata Kuliah Teknik Pertambangan Semester 2:

  • Fisika Dasar IIA
  • Kimia Dasar IIA
  • Olahraga
  • Bahasa Inggris
  • Pengenalan Teknologi Informasi B
  • Pengantar Rekayasa dan Desain II
  • Matematika IIA

Mata Kuliah Teknik Pertambangan Semester 3:

  • Pengantar Perpetaan
  • Geologi Fisik
  • Matriks dan Ruang Vektor
  • Kristal dan Mineral
  • Pengantar Teknologi Mineral
  • Mekanika Teknik
  • Mekanika Fluida

Mata Kuliah Teknik Pertambangan Semester 4:

  • Tektonofisik
  • Petrologi
  • Statistika Dasar
  • Pengantar Mekanika Tanah
  • Metoda Numerik
  • Peralatan Tambang dan Penanganan Material
  • Termodinamika Tambang

Untuk semester 5 keatas, akan dibagi menjadi 2 pilihan bidang konsentrasi, yakni Tambang Eksplorasi dan Tambang Umum. Mahasiswa harus memilih salah satu diantara 2 bidang ini:

Mata Kuliah Teknik Pertambangan, konsentrasi Tambang Eksplorasi

Semester 5:

  • Geologi Struktur
  • Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Genesa Bahan Galian
  • Mekanika Batuan
  • Metoda Perhitungan Cadangan
  • Analisis Investasi Tambang
  • Teknik Eksplorasi

Semester 6:

  • Agama dan Etika
  • Pengolahan Bahan Galian
  • Geostatistik untuk Pemodelan Sumberdaya
  • Geoteknik Tambang
  • Valuasi Tambang
  • Pemetaan Eksplorasi
  • Eksplorasi Geofisika Cebakan Mineral I
  • Eksplorasi Geokimia dan Analisis Bijih

Semester 7:

  • Perancanaan Tambang
  • Ekonomi Mineral
  • Lingkungan Tambang
  • Geofisika Cebakan Mineral II
  • Manajemen Eksplorasi
  • Pilihan 1
  • Pilihan 2
  • Pilihan 3

Semester 8:

  • Tugas Akhir
  • K3 dan Ketenagakerjaan
  • Kebijakan Pertambangan
  • Pilihan 4
  • Pilihan 5
  • Pilihan 6
  • Pilihan 7

Mata Kuliah Teknik Pertambangan, konsentrasi Tambang Umum

Semester 5:

  • Geologi Struktur
  • Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Genesa Bahan Galian
  • Mekanika Batuan
  • Metoda Perhitungan Cadangan
  • Analisis Investasi Tambang
  • Ventilasi Tambang

Semester 6:

  • Agama dan Etika
  • Pengolahan Bahan Galian
  • Geostatistik untuk Pemodelan Sumberdaya
  • Geoteknik Tambang
  • Valuasi Tambang
  • Bahan Peledak dan Teknik Peledakan
  • Pengeboran dan Penggalian
  • Sistem Penyaliran Tambang

Semester 7:

  • Perancanaan Tambang
  • Ekonomi Mineral
  • Lingkungan Tambang
  • Kestabilan Bawah Tanah
  • Manajemen Tambang
  • Pilihan 1
  • Pilihan 2
  • Pilihan 3

Semester 8:

  • Tugas Akhir
  • K3 dan Ketenagakerjaan
  • Kebijakan Pertambangan
  • Pilihan 4
  • Pilihan 5
  • Pilihan 6
  • Pilihan 7

Mata Kuliah Pilihan Teknik Pertambangan (Semester 7 dan 8):

  • Hidrogeologi Tambang
  • Eksplorasi dan Evaluasi Panas Bumi
  • Investigasi Lapangan untuk Geoteknik
  • International Internship
  • Petrologi Organik
  • Sumberdaya Energi Non-Konvensional
  • Evaluasi Statistik dalam Eksplorasi Mineral
  • Batubara dan Pemanfaatannya
  • Sumberdaya Airtanah
  • Genesa dan Eksplorasi Batubara
  • Mineragrafi
  • Teknik Terowongan
  • Pengelolaan Perawatan Tambang

Itulah daftar mata kuliah yang diajarkan oleh jurusan Sarjana (S-1) Teknik Pertambangan ITB. Untuk kampus lain mungkin ada perbedaan terutama jika tidak terdapat pilihan bidang konsentrasi seperti di ITB. Tapi setidaknya kita bisa melihat gambaran dasar dari seluruh mata kuliah yang tersedia.


Kampus Terbaik Untuk Kuliah Teknik Pertambangan

Salah satu faktor penentu yang bisa jadi acuan baik tidaknya sebuah universitas/kampus adalah tingkat akreditasi dari BAN-PT. Inilah yang akan saya pakai sebagai patokan untuk menentukan kampus terbaik dari jurusan Teknik Pertambangan.

Akreditasi Jurusan Teknik Pertambangan

Meskipun pilihannya agak terbatas, terdapat beberapa kampus atau universitas yang memiliki pilihan jurusan Teknik Pertambangan. Namun untuk yang memiliki Akreditasi A hanya tersedia 2 pilihan kampus:

  • Institut Teknologi Bandung
  • Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Jika anda berencana masuk ke jurusan Teknik Pertambangan, dua kampus di atas menjadi alternatif terbaik, terutama tentu saja ITB.

Selain itu terdapat 11 kampus dengan akreditasi B untuk jurusan Teknik Pertambangan (diurutkan berdasarkan abjad):

  • Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
  • Sekolah Tinggi Teknologi Nasional
  • Universitas Hasanuddin
  • Universitas Islam Bandung
  • Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
  • Universitas Muslim Indonesia
  • Universitas Negeri Padang
  • Universitas Pejuang Republik Indonesia
  • Universitas Sriwijaya
  • Universitas Syiah Kuala
  • Universitas Trisakti

Di luar daftar ini, masih ada 21 kampus lagi yang menyelenggarakan jurusan Teknik Pertambangan dengan akreditasi C.

Hasil diatas saya dapat dari situs resmi BAN-PT, diakses pada tanggal 16 Agustus 2018. Total terdapat 34 kampus atau universitas yang menyediakan jurusan S1 Teknik Pertambangan.

Perlu juga saya tekankan, memilih kampus yang bagus hanyalah salah satu faktor penentu keberhasilan. Pada akhirnya lebih ke usaha anda pada saat kuliah. Kuliah serius di kampus yang ‘biasa’ jauh lebih baik daripada kuliah ‘main-main’ di kampus yang nilai akreditasinya bagus.


Peluang Kerja Lulusan Teknik Pertambangan

Website karir Antam

Website karir Antam (antam.com)

Peluang kerja paling jelas dari sarjana Teknik Pertambangan tentu saja di perusahaan tambang yang jumlahnya ratusan di seluruh Indonesia. Perusahaan ini terdiri dari perusahaan swasta nasional, perusahaan swasta internasional dan tidak lupa BUMN.

Untuk perusahaan BUMN, pilihannya antara lain: PT Timah, PT Aneka Tambang, PT Bukit Asam, PT Indonesia Asahan Inalum, serta tidak lupa perusahaan yang selalu hadir di berita nasional: PT Freeport Indonesia yang sedang proses akuisisi menjadi bagian dari perusahaan negara (dibawah Inalum).

Wacana pembentukan holding perusahaan tambang negara juga menjadi angin segar bagi sarjana teknik pertambangan, karena dengan manajemen yang baik, BUMN tambang Indonesia akan menjadi lebih maju lagi dan butuh banyak tenaga kerja.

Tidak lupa pula perusahaan semen yang bahan baku utamanya berasal dari bahan tambang seperti PT. Semen Gresik, PT. Indocement, PT. Semen Padang, PT Holcim Indonesia, dll.

Perusahaan tambang nasional pun cukup banyak, diantaranya PT. Kaltim Prima Coal, PT. Arutmin Indonesia, PT. Adaro Indonesia, PT. Berau Coal, PT. Kideco Jaya Agung, PT. Vale Indonesia, PT. Indo Tambangraya Megah, dan masih banyak lagi.

Indonesia yang kaya dengan hasil alam (termasuk tambang), setidaknya menjamin masa depan dari tamatan jurusan Teknik Pertambangan.


Seberapa Besar Gaji di Perusahaan Tambang?

pabrik perusahaan tambang pt bukit asam (ptba)

Pabrik perusahaan tambang PT Bukit Asam (ptba), sumber: www.ptba.co.id

Menutup artikel ini, kita kembali ke pertanyaan awal. Benarkah gaji bekerja di perusahaan tambang ini besar? Yup, itu memang benar.

Pekerja tambang setingkat sarjana (S1) biasanya akan menempati posisi supervisor atau officer. Gaji yang didapatkan relatif besar tergantung perusahaan tapi rata-rata akan mendapatkan gaji bersih minimal 3-5x UMR/UMP (fresh graduate). Jika diumpamakan UMR 2 juta rupiah, maka nominalnya antara 6 – 10 juta. Ingat, ini baru untuk freshgraduate.

Seiring karir dan pengalaman, nominal gaji ini akan naik setiap tahun. Dengan pengalaman diatas 5 tahun, bisa saja gaji yang didapat lebih dari 20jt – 30jt per bulan, belum termasuk bonus, THR, dll. Jika bisa menempati jabatan tertentu, gaji 50jt bisa masuk kantong tiap bulan.

Tapi ada alasan kenapa gaji pegawai tambang terbilang “wah”. Yup, jangan dibayangkan tempat tambang itu letaknya di Jakarta, Surabaya, Medan atau kota-kota besar lain. Tambang ini mayoritas berada di pelosok dan pedalaman terpencil. Tidak jarang akses ke lokasi tambang hanya bisa dicapai dengan jalur off road di pedalaman Kalimantan, Sulawesi, Papua atau Sumatera. Kita harus siap berpisah dengan keluarga untuk jangka waktu yang lama dan hidup dengan fasilitas yang terbatas.

Meskipun begitu, untuk perusahaan tambang besar, biasanya mereka membuat kompleks hunian tambang yang cukup lengkap mencakup tempat makan, tempat tinggal, laundry, tempat fitnes, sarana olahraga hingga internet, walaupun itu berada di tengah hutan Kalimantan. Ini dilakukan agar karyawan bisa betah dan nyaman bekerja.

Tergantung perusahaan, biasanya juga menyediakan sarana transportasi dan cuti yang ditanggung perusahaan. Termasuk cuti tahunan, cuti periodik 2 bulan bekerja lalu 2 minggu cuti.

Kesimpulannya, kerja sebagai karyawan perusahaan tambang memang sangat menantang dan harus memiliki fisik kuat agar bisa keluar masuk lokasi tambang. Tapi ini juga sepadan dengan gaji yang didapat. Tiap bulan anda bisa mendapat gaji seharga 1 motor baru. Dan untuk mengawali semua “petualangan ini”, bisa mulai dari mendaftar sebagai mahasiswa jurusan pertambangan. Berani mencoba?


*** Artikel Terkait ***

Add Comment