Apa Saja Yang Dipelajari di Jurusan Teknik Lingkungan?

Jurusan Teknik Lingkungan merupakan salah satu jurusan yang prospek. Kenapa? Karena era green economy akan segera hadir. Mulai dari mobil listrik, pembangkit listrik tenaga surya (solar panel), pengolahan sampah, pengolahan limbah, dan banyak lagi hal seputar lingkungan yang harus di kelola. Semua ini butuh ahli yang menguasai cara rekayasa lingkungan, yakni seorang sarjana environmental engineering (Sarjana Teknik Lingkungan).

Pecinta alam? Jurusan yang satu ini menjadi tempat ideal untuk mempelajari cara melindungi alam sembari memanfaatkannya untuk kebutuhan manusia.

Dalam artikel duniailkom kali ini kita akan bahas lebih dalam tentang jurusan yang satu ini, mulai dari pengertian jurusan Teknik Lingkungan, mata kuliah yang akan dipelajari di jurusan Teknik Lingkungan, pilihan kampus terbaik, hingga prospek kerja dari sarjana jurusan Teknik Lingkungan.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi adik-adik yang baru lulus SMA/SMK dan ingin melanjutkan ke program studi Teknik Lingkungan.

Ilustrasi energi ramah lingkungan


Pengertian Jurusan Teknik Lingkungan

Jurusan Teknik Lingkungan adalah jurusan yang mempelajari rekayasa (teknik) untuk menyelamatkan lingkungan hidup berupa air, tanah dan udara. Tindakan yang dilakukan bisa berupa pencegahan (preventif) atau penyembuhan (kuratif) untuk lingkungan yang sudah terlanjur tercemar.

Untuk media air, akan dipelajari cara pengolahan air minum, perencanaan bangunan pengolahan air minum, cara penyaluran air buangan, perencanaan konstruksi air limbah termasuk saluran air kotor dan saluran air hujan.

Untuk media tanah, akan dipelajari cara pengelolaan buangan padat dan B3 (Bahan Berbahaya & Beracun), termasuk pengelolaan sampah perkotaan dan sampah industri. Untuk media udara, akan dibahas tentang cara menanggulangi polusi dan pencemaran udara, termasuk mempelajari epidemiologi (ilmu yang mempelajari penyebaran penyakit).

Di luar itu akan diajarkan juga tentang kesehatan dan keselamatan kerja yang menjadi standar di sebuah pabrik / industri pengolahan. Mahasiswa juga akan dibekali dengan hukum lingkungan yang berlaku di Indonesia.

Dengan semua ilmu ini, diharapkan seorang sarjana teknik lingkungan bisa berkontribusi dalam membuat dunia yang lebih baik.

Untuk penjelasan yang lebih teknis, berikut definisi jurusan Teknik Lingkungan yang saya kutip dari website Teknik Lingkungan UI:

“Program Studi Teknik Lingkungan bertujuan menghasilkan sarjana Teknik Lingkungan yang professional dan cakap berkarya dalam perencanaan, perancangan (system, bangunan, struktur), pelaksanaan dan pengelolaan di bidang-bidang: Penyediaan air minum, Penanganan limbah cair, limbah padat (non B3 dan B3), Drainase, Sanitasi lingkungan, Sumber daya air, Pencemaran udara, Pencegahan pencemaran, Analisis mengenai dampak lingkungan.

Pekerjaan yang memerlukan keahlian teknik lingkungan bervariasi baik dimensi maupun cakupannya, seperti: sistem saluran pembawa/drainase, sistem penyediaan air bersih, sistem pengelolaan limbah padat dan limbah cair dan sistem pengelolaan limbah bahan beracun berbahaya lainnya.”

Ilustrasi pengelolaan air minum (water treatment)

Ilustrasi pengelolaan air minum (water treatment)


Mata Kuliah di Jurusan Teknik Lingkungan

Agar pembahasan tentang jurusan Teknik Lingkungan menjadi lebih lengkap, saya akan tampilkan daftar mata kuliah yang diajarkan di Teknik Industri. Ini bisa menjadi acuan mengenai apa yang akan dipelajari nanti.

Sebagai rujukan, saya menggunakan daftar mata kuliah jurusan Teknik Lingkungan dari Universitas Teknologi Bandung (ITB). Pemilihan kampus ITB tidak lepas dari nama besar dan kualitas ITB sebagai salah satu kampus teknik terbaik di Indonesia.

Di kebanyakan kampus, jurusan Teknik Lingkungan ini berada dalam fakultas yang sama dengan jurusan Teknik Sipil. Di ITB, nama fakultasnya adalah Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan.

Berikut daftar mata kuliah yang akan dipelajari di jurusan Teknik Industri ITB:

Mata Kuliah Teknik Lingkungan Semester 1:

  • Matematika I
  • Fisika Dasar I
  • Kimia Dasar I
  • Pengantar Rekayasa & Desain I
  • Tata Tulis Karya Ilmiah
  • Olah Raga

Mata Kuliah Teknik Lingkungan Semester 2:

  • Matematika II
  • Fisika Dasar II
  • Kimia Dasar II
  • Pengantar Rekayasa & Desain II
  • Bahasa Inggris
  • Menggambar Teknik
  • Pengenalan Teknologi Informasi

Mata Kuliah Teknik Lingkungan Semester 3:

  • Mekanika Fluida I
  • Statistika Lingkungan
  • Matematika Rekayasa
  • Pengantar Teknik Lingkungan
  • Kesehatan Lingkungan
  • Pengetahuan Struktur
  • Pengantar Sistem Informasi Geografis

Mata Kuliah Teknik Lingkungan Semester 4:

  • Mekanika Fluida II
  • Kimia Lingkungan
  • Mikrobiologi Lingkungan
  • Hidrologi dan Hidrogeologi
  • Epidemiologi Lingkungan
  • Peng. Mek. Tanah
  • Pengelolaan Kualitas Air

Mata Kuliah Teknik Lingkungan Semester 5:

  • Pengolahan Fisik & Kimia
  • Rek. Dan Proses Biologi
  • Laboratorium Lingkungan
  • Pengelolaan Persampahan
  • Teknik Penyediaan Air Minum
  • Pencemaran Tanah

Mata Kuliah Teknik Lingkungan Semester 6:

  • Agama dan Etika
  • Pencemaran Udara
  • Sewerage & drainase Berkelanjutan
  • Pengelolaan Sumber Daya Air
  • Pengelolaan B3
  • Kebijakan dan Hukum Lingkungan

Mata Kuliah Teknik Lingkungan Semester 7:

  • Kerja Praktek
  • Manajemen Teknik Lingkungan
  • Design Tek. Lingkungan I
  • Design Teknik Lingkungan II
  • Kesehatan Lingk. Kerja

Mata Kuliah Teknik Lingkungan Semester 8:

  • Pancasila dan Kewarganegaraan
  • Seminar dan Tugas Akhir
  • AMDAL
  • Perencanaan dan Pengelolaan Proyek

Mata Kuliah Pilihan:

  • Rekayasa Lingkungan
  • Kapita Selekta Teknik Lingkungan
  • Plambing dan Pompa
  • Aspek Teknis Daur Ulang Limbah
  • Pemantauan Pencemaran Udara
  • Perilaku Udara
  • Infrastruktur dan Sanitasi
  • Analisis Sistem Pengelolaan Lingkungan
  • Teknologi Konservasi Lingkungan
  • Pengendalian Pencemaran Udara
  • Pengelolaan Limbah Industri
  • Bangunan Air
  • Pengolahan Lumpur
  • Fisika Lingkungan
  • Ekoteknologi Lingkungan
  • Teknologi Bersih
  • Transformasi Kebijakan dan Numerik
  • Teknik Remediasi

Itulah daftar mata kuliah yang diajarkan oleh jurusan Sarjana (S-1) Teknik Lingkungan ITB. Untuk kampus lain mungkin ada perbedaan, tapi seharusnya tidak terlalu banyak.

Dari daftar mata kuliah ini bisa disimpulkan bahwa ilmu yang dipelajari di jurusan Teknik Lingkungan adalah perpaduan dari seluruh ilmu IPA / Sains, yakni matematika + biologi + kimia + fisika + teknik (engineering).


Kampus Terbaik Untuk Kuliah Teknik Lingkungan

Salah satu faktor penentu yang bisa jadi acuan baik tidaknya sebuah universitas/kampus adalah tingkat akreditasi dari BAN-PT. Inilah yang akan saya pakai sebagai patokan untuk menentukan kampus terbaik dari jurusan Teknik Lingkungan.

Akreditasi Jurusan Teknik Lingkungan

Cukup banyak kampus yang sudah menyediakan jurusan Teknik Lingkungan, pilihan terbaik tentu yang memiliki Akreditasi A. Terdapat 11 kampus terbaik dengan akreditasi A jika anda ingin kuliah di Teknik Lingkungan (diurutkan berdasarkan abjad):

  • Institut Teknologi Bandung
  • Institut Teknologi Nasional Bandung
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Andalas
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Hasanuddin
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Islam Indonesia
  • Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Universitas Trisakti

Selain itu, tersedia 24 kampus dengan Akreditasi B untuk jurusan Teknik Lingkungan:

  • Institut Sains Dan Teknologi Akprind
  • Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
  • Institut Teknologi Nasional Malang
  • Institut Teknologi Yogyakarta
  • Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Mataram
  • Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang
  • Sekolah Tinggi Teknologi Pelita Bangsa
  • Universitas Bakrie
  • Universitas Banten Jaya
  • Universitas Batanghari Jambi
  • Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
  • Universitas Kebangsaan
  • Universitas Lambung Mangkurat
  • Universitas Malahayati
  • Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Universitas Mulawarman
  • Universitas Pasundan
  • Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
  • Universitas Pgri Adi Buana
  • Universitas Riau
  • Universitas Sahid
  • Universitas Satya Negara Indonesia
  • Universitas Sumatera Utara
  • Universitas Tanjungpura

Hasil di atas saya dapat dari situs resmi BAN-PT, diakses pada tanggal 12 Februari 2019. Total terdapat 11 kampus atau universitas dengan akreditasi A, 24 kampus dengan akrediatasi B dan 19 kampus dengan akreditasi C (tidak ditampilkan dalam daftar ini).

Perlu juga menjadi catatan bahwa memilih kampus yang bagus batu salah satu faktor penentu keberhasilan. Pada akhirnya lebih ke usaha anda pada saat kuliah. Kuliah serius di kampus yang ‘biasa’ jauh lebih baik daripada kuliah ‘main-main’ di kampus yang nilai akreditasinya bagus. Namun paling ideal memang kuliah serius di kampus dengan akreditasi bagus.


Peluang Kerja Lulusan Teknik Lingkungan

Website kementrian lingkungan hidup

Website kementrian lingkungan hidup (www.menlhk.go.id)

Peluang kerja untuk lulusan S1 Teknik Lingkungan cukup beragam.

Pilihan yang paling jelas (dan menjadi impian dari sebagian orang) adalah untuk jadi PNS di Kementrian Lingkungan Hidup. Termasuk di instansi pemerintah lain seperti dinas PU, ESDM, Depdagri, KLH, BPLH, BPLHD, Kimpraswil, dan PDAM.

Juga tersedia peluang kerja di LSM atau NGO Lingkungan hidup seperti Greenpeace, WWF, WHO, WALHI, dll. Terlebih tren di luar negeri yang makin peduli dengan lingkungan.

Jika anda ingin masuk ke industri atau manufaktur, sarjana teknik lingkungan juga berpeluang. Bahkan hampir semua industri butuh tenaga yang paham lingkungan serta masalah legalitas seputar lingkungan. Sebagai contoh, jika Pertamina atau Semen Gresik ingin membangun pabrik baru, maka harus membuat laporan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Ini adalah bidangnya sarjana teknik lingkungan.

Kemudian selama pabrik tersebut beroperasi, tentu perlu memperhatikan cara pengolahan limbah, yang mana akan butuh sebuah bidang Safety Health & Environment (SHE). Sangat mungkin tersedia peluang kerja di berbagai industri migas seperti Pertamina, Medco Energy, atau PGN. Industri pertambangan seperti Antam atau PTBA. Industri pengolahan seperti Krakatau Steel. Industri makanan seperti Indofood, Unilever, dsb.

Tidak menutup juga kemungkinan anda untuk menjadi pengusaha atau entrepreneur di bidang lingkungan. Sampah yang selama ini sering menjadi masalah bisa diolah sedemikian rupa untuk jadi bahan yang memiliki nilai jual. Seiring dengan makin tingginya kepedulian masyarakat dan juga pemerintah, startup bidang lingkungan menjadi prospek yang menjanjikan.

Jadi, Tertarik ke jurusan Teknik Lingkungan?


Referensi:

  • https://ftsl.itb.ac.id/program-studi/sarjana-teknik-lingkungan
  • http://www.ui.ac.id/akademik/sarjana-reguler/fakultas-teknik-2/s1-teknik-lingkungan.html
  • https://www.kompasiana.com/hanfjia/552cabcf6ea8340d408b45a8/ini-dia-yang-harus-kamu-ketahui-tentang-teknik-lingkungan

*** Artikel Terkait ***

Add Comment