Latihan Kode Program Java: Menghitung Luas Permukaan dan Volume Bola

Latihan kode program bahasa Java kali ini akan membahas cara menghitung luas permukaan dan volume bola. Materi ini berhubungan dengan logika matematika dan penggunaan operator aritmatika.


Soal Luas Permukaan dan Volume Bola

Buatlah kode program dalam bahasa Java untuk menghitung luas permukaan dan volume bola.

Kode program butuh 1 inputan berupa jari-jari bola. Kemudian tampilkan output luas permukaan dan volume bola.

Bonus soal: buat juga dalam bentuk function.

Berikut contoh tampilan akhir yang diinginkan (1) :

# Program Java Luas Permukaan & Volume Bola #
=============================================

Input jari-jari bola: 9

Luas permukaan bola = 3054.86
Volume bola = 1018.29

Berikut contoh tampilan akhir yang diinginkan (2) :

# Program Java Luas Permukaan & Volume Bola #
=============================================

Input jari-jari bola: 12.75

Luas permukaan bola = 8685.48
Volume bola = 2043.64

Silahkan coba sebentar membuat kode program ini.


Tips Membuat Kode Program Luas Permukaan dan Volume Bola

Soal ini melatih pemahaman terkait logika matematika dan penggunaan operator aritmatika. Berikut tutorial pendahuluan yang bisa diikuti:

Dikutip dari wikipediaBola adalah objek geometri dalam ruang tiga dimensi yang merupakan permukaan dari bola, analog dengan objek melingkar dalam dua dimensi, yaitu "lingkaran" adalah batas dari "cakram".

Berikut rumus untuk menghitung luas permukaan dan volume bola:

  • Rumus luas permukaan bola: 3/4 × π × r3.
  • Rumus volume bola adalah: 4 x π × r2.

Dimana π = 22/7 atau 3.14, dan r = jari-jari bola.

Ilustrasi gambar bola

Ilustrasi gambar bola


Kode Program Java Menghitung Luas Permukaan dan Volume Bola

Berikut salah satu solusi dari soal menghitung luas permukaan dan volume bola menggunakan bahasa pemrograman Java:

import java.util.Scanner;
import java.util.Locale;
 
class LuasVolumeBola {
  public static void main(String args[]){
      
    Scanner input = new Scanner(System.in).useLocale(Locale.US);
      
    System.out.println("# Program Java Luas Permukaan & Volume Bola #");
    System.out.println("=============================================");
    System.out.println();
     
    double jari2, luas_permukaan, volume;
    
    System.out.print("Input jari-jari bola: ");
    jari2 = input.nextDouble();
    
    System.out.println();
    
    luas_permukaan = (4.0/3.0) * (22.0/7.0) * jari2 * jari2 * jari2;
    luas_permukaan = Math.round(luas_permukaan * 100)/100.0;
    
    volume = 4 * (22.0/7.0) * jari2 * jari2;
    volume = Math.round(volume * 100)/100.0;
    
    System.out.println("Luas permukaan bola = "+luas_permukaan);
    System.out.println("Volume bola = "+volume);
 
    input.close();
  }
}

Latihan Kode Program Java - Menghitung Luas Permukaan dan Volume Bola

Agar bisa berjalan, save kode program diatas ke dalam file LuasVolumeBola.java, lalu compile dengan perintah javac LuasVolumeBola.java, dan jalankan (run) dengan perintah java LuasVolumeBola. Panduan lebih lengkap bisa ke Cara Menjalankan kode Program Java (Proses Compile).

Di awal kode program terdapat perintah untuk mengimport 2 class package bawaan Java, yakni java.util.Scanner dan java.util.Locale.

Class Scanner diperlukan sebagai cara menerima input dalam bahasa Java, sedangkan class Locale dipakai agar proses input angka pecahan menjadi seragam (menggunakan tanda titik sebagai tanda pecahan).

Masuk ke dalam class LuasVolumeBola, di baris 7 terdapat perintah Scanner input = new Scanner(System.in).useLocale(Locale.US). Ini adalah proses pembuatan object dari class Scanner agar kita bisa membaca kode inputan dengan bahasa Java.

Kemudian di baris 13 terdapat deklarasi variabel jari2luas_permukaan, dan volume bertipe double. Disini saya menggunakan tipe data double agar nilai perhitungan bisa menampung angka pecahan.

Kemudian user diminta menginput nilai jari-jari bola di baris 16.

Nilai ini selanjutnya dipakai untuk menghitung luas permukaan bola dengan perintah luas_permukaan = (4.0/3.0) * (22.0/7.0) * jari2 * jari2 * jari2 serta menghitung volume bola dengan perintah volume = 4 * (22.0/7.0) * jari2 * jari2.

Agar tampilan angka pecahan menjadi lebih rapi, di baris 21 dan 24 hasil variabel luas_permukaan dan volume di bulatkan ke dalam 2 tempat desimal menggunakan method Math.round() bawaan bahasa Java.

Terakhir, luas permukaan dan volume bola ditampilkan di baris 26-27.

Proses perhitungan luas permukaan dan volume sebenarnya juga bisa langsung dilakukan ke dalam perintah System.out.println(), tidak harus ditampung dulu ke variabel terlebih dahulu. Berikut contoh yang dimaksud:

import java.util.Scanner;
import java.util.Locale;
 
class LuasVolumeBola {
  public static void main(String args[]){
	  
    Scanner input = new Scanner(System.in).useLocale(Locale.US);
      
    System.out.println("# Program Java Luas Permukaan & Volume Bola #");
    System.out.println("=============================================");
    System.out.println();
     
    double jari2;
 
    System.out.print("Input jari-jari bola: ");
    jari2 = input.nextDouble();
	
    System.out.println();
	
    System.out.println("Luas permukaan bola = "+ Math.round((4.0/3.0) * 
	        (22.0/7.0) * jari2 * jari2 * jari2 * 100)/100.0);
    System.out.println("Volume bola = "+Math.round(4 * (22.0/7.0) * 
	        jari2 * jari2 * 100)/100.0);
 
    input.close();
  }
}

Setelah menerima semua inputan, di baris 20-23 perhitungan luas permukaan dan volume langsung ditulis ke dalam perintah System.out.println().

Penulisan seperti ini memang lebih singkat. Namun kelemahannya kita harus melakukan perhitungan ulang jika butuh nilai luas dan volume bola di tempat lain.


Kode Program Java Menghitung Luas Permukaan dan Volume Bola (Function)

Untuk soal bonus, yakni membuat kode program menghitung luas permukaan dan volume bola dalam bentuk function, bisa menggunakan kode berikut:

import java.util.Scanner;
import java.util.Locale;
 
class LuasVolumeBola {
	
  static double hitungLuasPermukaanBola(double r) {
    return Math.round(((4.0/3.0) * (22.0/7.0) * r * r * r) * 100)/100.0;
  }
  
  static double hitungVolumeBola(double r) {
    return Math.round((4 * (22.0/7.0) * r * r) * 100)/100.0;
  }
 
  public static void main(String args[]){
	  
    Scanner input = new Scanner(System.in).useLocale(Locale.US);
      
    System.out.println("# Program Java Luas Permukaan & Volume Bola #");
    System.out.println("=============================================");
    System.out.println();
     
    double jari2;
 
    System.out.print("Input jari-jari bola: ");
    jari2 = input.nextDouble();
	
    System.out.println();
     
    System.out.println("Luas permukaan bola = "
          +hitungLuasPermukaanBola(jari2));
    System.out.println("Volume bola = "
          +hitungVolumeBola(jari2));
 
    input.close();
  }
}

Di awal kode program, tepatnya pada baris 6-12, saya mendefinisikan 2 fungsi: hitungLuasPermukaanBola() dan hitungVolumeBola(). Kedua fungsi menerima 1 argument yang disimpan ke dalam parameter r.

Fungsi hitungLuasPermukaanBola() berisi perintah yang langsung mengembalikan hasil perhitungan Math.round(((4.0/3.0) * (22.0/7.0) * r * r * r) * 100)/100.0 di baris 7. Dan fungsi hitungVolumeBola() juga berisi 1 perintah yang mengembalikan hasil dari Math.round((4 * (22.0/7.0) * r * r) * 100)/100.0.

Proses pemanggilan fungsi dilakukan dari dalam perintah System.out.println() di baris 29-32. Nilai variabel jari-jari yang diinput oleh user, dilewatkan sebagai parameter menjadi hitungLuasPermukaanBola(jari2) dan hitungVolumeBola(jari2).


Demikian kode program menghitung luas permukaan bola dan volume bola menggunakan bahasa pemrograman Java. Semoga tutorial ini bisa bermanfaat.

Add Comment