Tutorial Belajar Java Part 15: Jenis-Jenis Tipe Data dalam Bahasa Java

Dalam lanjutan tutorial bahasa pemrograman Java di Duniailkom ini akan dibahas pengertian tipe data, jenis-jenis tipe data, serta contoh kode program berbagai tipe data di dalam bahasa Java.


Pengertian Tipe Data

Sebelum sampai ke jenis-jenis tipe data di dalam bahasa Java, ada baiknya membahas sedikit pengertian dari tipe data itu sendiri. Apa itu tipe data?

Mengutip dari wikipedia (Data type):

“A data type or simply type is a classification of data which tells the compiler or interpreter how the programmer intends to use the data”.

Terjemahannya:

“Tipe data atau kadang disingkat dengan ‘tipe’ saja adalah sebuah pengelompokan data untuk memberitahu compiler atau interpreter bagaimana programmer ingin mengolah data tersebut”

Secara sederhana, tipe data adalah cara kita memberitahu komputer untuk mengelompokkan data berdasarkan apa yang dipahami oleh komputer.

Sebagai contoh, misalkan saya memiliki data berupa angka. Agar bisa dipahami oleh compiler bahasa Java, data ini harus disimpan ke dalam variabel yang sudah di set agar bisa menyimpan angka seperti tipe data integer, float dan double. Atau jika data yang harus disimpan dalam bentuk teks atau kata, bisa disimpan ke dalam tipe data String.


Jenis-jenis Tipe Data dalam Bahasa Java

Secara garis besar, terdapat 2 kelompok tipe data dalam bahasa Java, yakni tipe data sederhana (Primitive data types), dan tipe data kompleks / object (Non-primitive data types).

Primitive data type, terdiri dari tipe data berikut:

  1. Tipe data Integer: Tipe data untuk angka bulat seperti 5, 7, atau 48.
  2. Tipe data Float/Double: Tipe data untuk angka pecahan seperti 3.14, 5.55, atau 0.00024.
  3. Tipe data Boolean: Tipe data yang berisi nilai true atau false.
  4. Tipe data Char: Tipe data untuk 1 karakter, seperti ‘a’, ‘Z’ atau ‘%’.

Non-primitive data type, di antaranya:

  1. Tipe data String: Tipe data untuk kumpulan karakter, seperti “Andi”, “Duniailkom”, atau “Belajar Java”.
  2. Tipe data Array: Tipe data untuk kumpulan tipe data lain yang sejenis.
  3. Tipe data Object: Tipe data khusus yang bisa menampung beragam data, termasuk memiliki function/method sendiri.

Contoh Kode Program Tipe Data Bahasa Java

Sebagai gambaran dasar, berikut contoh penggunaan dari berbagai tipe data dalam bahasa Java:

class BelajarJava {
  public static void main(String args[]){
       
    int     var1 = 56;
    double  var2 = 0.543;
    boolean var3 = true;
    char    var4 = 'A';
    String  var5 = "Duniailkom";
    int[]   var6 = {4, 7, 3, 8, 1};
    
    System.out.println(var1);
    System.out.println(var2);
    System.out.println(var3);
    System.out.println(var4);
    System.out.println(var5);
    
    for (int i : var6) {
      System.out.print(i +" ");
    }

  }
}

Hasil kode program:

56
0.543
true
A
Duniailkom
4 7 3 8 1

Bahasa pemrograman Java termasuk kelompok strongly typed programming language, yang artinya untuk setiap variabel harus ditulis akan berisi tipe data apa. Apakah itu angka bulat (integer), angka pecahan (float), huruf (char), atau yang lain.

Di baris 4 – 9 saya mendeklarasikan 6 variabel dari var1 sampai var6. Semua variabel ini berisi tipe data yang berbeda-beda, yakni int, double, boolean, char, string, dan array.

Penjelasan lebih lengkap dari setiap tipe data akan kita bahas dalam tutorial terpisah, yang akan di mulai dengan Tipe Data Integer dalam Bahasa Pemrograman Java.

*** Artikel Terkait ***

Add Comment