Tutorial Belajar OOP C++ Part 2: Pengertian Class dan Object

Pemrograman Berorientasi Objek tidak hanya berisi object saja, tapi kita juga akan bertemu dengan istilah lain seperti class, data member dan juga member function.

Dalam tutorial belajar OOP C++ kali ini akan dibahas tentang Pengertian Class, Object, Data member dan Member function. Keempat istilah inilah yang menjadi pondasi dasar dari sebuah Object Oriented Programming (OOP).

Untuk memudahkan pemahaman dan agar sejalan dengan istilah aslinya, saya tetap menggunakan bahasa inggris untuk kata kunci C++, seperti: class, object, data member dan member function.

Pengertian Class dalam Pemrograman Berorientasi Objek

Class adalah cetak biru atau blueprint dari object. Class digunakan hanya untuk membuat kerangka dasar. Yang akan kita pakai nanti adalah hasil cetakan dari class, yakni object.

Sebagai analogi, class bisa diibaratkan dengan laptop atau notebook. Kita tahu bahwa laptop memiliki ciri-ciri seperti merk, memiliki keyboard, memiliki processor, dan beberapa ciri khas lain yang menyatakan sebuah benda tersebut adalah laptop. Selain memiliki ciri-ciri, sebuah laptop juga bisa dikenakan tindakan, seperti: menghidupkan laptop atau mematikan laptop.

Class dalam analogi ini adalah gambaran umum tentang sebuah benda. Di dalam pemrograman nanti, contoh class seperti User, Item, Siswa, Validate, dll.

Di dalam C++, penulisan class diawali dengan keyword class, kemudian diikuti dengan nama dari class. Aturan penulisan nama class sama seperti aturan penulisan variabel dalam C++ (lebih tepatnya aturan identifier), yakni tidak boleh diawali angka dan tidak boleh mengandung spasi.

Kebiasaan programmer C++, nama class ditulis menggunakan PascalCase atau UpperCamelCase. Yakni cara penulisan dimana setiap kata diawali dengan huruf besar, termasuk huruf pertama.

Berikut adalah contoh penulisan class dalam C++:

#include <iostream>

using namespace std;

class Laptop {
  // isi dari class Laptop...
  // isi dari class Laptop...
};

int main()
{
  // kode program
  // kode program
  return 0;
}

Sama seperti pendefinisian function, pendefinisian class juga harus dilakukan di luar function main().


Pengertian Data Member C++

Data member (atau kadang juga dengan atribut atau properti) adalah data yang terdapat dalam sebuah class. Melanjutkan analogi tentang laptop, data member dari laptop bisa berupa merk, warna, jenis processor, ukuran layar, dan lain-lain.

Jika anda sudah terbiasa dengan program C++, data member ini sebenarnya hanyalah variabel yang terletak di dalam class. Seluruh aturan dan tipe data yang biasa diinput ke dalam variabel, juga bisa diinput ke dalam data member. Aturan tata cara penamaan data member sama dengan aturan penamaan variabel.

Berikut adalah contoh penulisan class dengan penambahan data member:

#include <iostream>

using namespace std;

class Laptop {
  string pemilik;
  string merk;
  double ukuranLayar;
};

int main()
{
  // kode program
  // kode program
  return 0;
}

Dari contoh di atas, pemilik, merk dan ukuranLayar adalah data member dari class Laptop. Seperti yang bisa kita lihat, penulisan data member di dalam C++ sama dengan cara penulisan variabel biasa, yakni dengan menulis tipe data diikuti dengan nama data member.

Sebuah class bisa saja tidak memiliki data member.


Pengertian Member Function C++

Member function (kadang disebut juga sebagai method) adalah tindakan yang bisa dilakukan di dalam class. Jika menggunakan analogi class Laptop, maka contoh member function adalah: menghidupkan laptop, mematikan laptop, atau mengganti cover laptop.

Member function pada dasarnya adalah function yang berada di dalam class. Seluruh sifat function bisa diterapkan ke dalam member function, seperti bisa di isi argumen/parameter, mengembalikan nilai (dengan keyword return), dan lain-lain.

Berikut adalah contoh penulisan class Laptop dengan penambahan member function:

#include <iostream>

using namespace std;

class Laptop {
  void hidupkanLaptop() {
    //... isi dari member function hidupkanLaptop
  }

  string matikanLaptop() {
    //... isi dari member function matikanLaptop
  }
};

int main()
{
  // kode program
  // kode program
  return 0;
}

Dari contoh di atas, function hidupkanLaptop() dan matikanLaptop() adalah member function dari class Laptop.

Seperti yang kita lihat, penulisan member function di dalam C++ sama saja dengan cara penulisan function. Termasuk menulis tipe data kembalian sebelum nama function. Tergantung kebutuhan, sebuah class tidak harus memiliki member function meskipun ini sangat jarang.


Pengertian Object

Object atau Objek adalah hasil cetak dari class, atau bisa juga disebut hasil konkrit dari class. Masih menggunakan analogi class Laptop, maka objek dari class Laptop bisa berupa: laptopAndi, laptopAnto, atau laptopDuniailkom.

Sebuah objek dari class Laptop akan memiliki seluruh ciri-ciri laptop, termasuk data member dan member function-nya.

Proses mencetak objek dari class ini disebut dengan instansiasi (atau instantiation). Pada C++, proses instansiasi dilakukan dengan menulis nama class, lalu diikuti dengan nama variabel di dalam function main().

Ini sebenarnya mirip seperti pembuatan variabel biasa, hanya saja jika dalam variabel biasa kita menulis tipe data terlebih dahulu. Sementara untuk instansiasi object, tipe data ini diganti dengan nama class.

Hasil cetakan class akan disimpan dalam variabel untuk selanjutnya digunakan dalam proses program. Variabel inilah yang akan berisi object dari sebuah class.

Sebagai contoh, berikut cara membuat object laptopAndi dan laptopAnto yang dibuat dari class Laptop:

#include <iostream>

using namespace std;

class Laptop {
  // isi dari class Laptop...
  // isi dari class Laptop...
};

int main()
{
  Laptop laptopAndi;
  Laptop laptopAnto;

  return 0;
}

Dalam contoh ini, laptopAndi dan laptopAnto merupakan objek dari class Laptop. Kedua objek akan memiliki seluruh data member dan member function yang telah dirancang dalam class Laptop.


Dalam tutorial kali ini kita telah membahas tentang pengertian dan cara pembuatan class, data member, member function, dan juga object. Pada tutorial OOP C++ berikutnya akan di bahas lebih dalam tentang Cara Membuat Object dalam Bahasa Pemrograman C++.

Add Comment