Tutorial Belajar C++ Part 6: Aturan Dasar Penulisan Kode Program C++

Dalam lanjutan tutorial belajar bahasa C++ di Duniailkom kali ini kita akan bahas aturan dasar penulisan kode program C++. Aturan ini mencakup case sensitivity, whitespace, baris komentar, statement, keyword, dan identifier.


Perbedaan Huruf Besar / Kecil dalam Bahasa C++

Pengertian sederhana dari case sensitivity adalah perbedaan antara huruf besar dan huruf kecil. Istilahnya, bahasa C++ termasuk bahasa yang case sensitif. Dalam bahasa C++, huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Perintah cout tidak bisa ditulis menjadi Cout.

Berikut contohnya:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  Cout << "Belajar C++ di Duniailkom";
  return 0;
}

Hasil kode program:

error: 'Cout' was not declared in this scope

Error di atas terjadi karena di baris 7 saya menulis Cout << “Belajar C++ di Duniailkom”, dimana seharusnya perintah cout ditulis dalam huruf kecil semua, yakni cout << “Belajar C++ di Duniailkom”.

Untuk penulisan variabel juga akan berbeda antara huruf besar dan kecil. Variabel jumlah, JUMLAH, dan Jumlah adalah 3 variabel yang berlainan. Aturan ini berbeda jika dibandingkan bahasa pemrograman PASCAL yang bersifat case insensitif (tidak membedakan huruf besar dan kecil).


Cara Penulisan Komentar dalam Bahasa C++

Komentar atau comment adalah kode program yang ditambah untuk memberi keterangan / penjelasan mengenai cara kerja program. Komentar tidak akan diproses oleh compiler C++.

Dalam bahasa C++, terdapat 2 cara membuat baris komentar:

  1. Komentar singkat dengan karakter forward slash dua kali: //.
  2. Komentar panjang dengan tanda pembuka /* dan tanda penutup */.

Untuk komentar singkat dengan tanda //, hanya berlaku untuk satu baris saja. Seluruh teks yang ada setelah tanda tersebut akan diabaikan oleh compiler C++. Berikut contoh penggunaannya:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  // Tampilkan pesan teks
  cout << "Belajar C++ di Duniailkom"; // Hasil: Belajar C++ di Duniailkom
  return 0;
}

Teks yang ada di baris 7 dan sebagian baris 8 tidak akan di proses oleh compiler C++.

Baris komentar juga sering dipakai untuk menonaktifkan beberapa perintah:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  cout << "Belajar C++ di Duniailkom";
  // cout << "Kode ini di non aktifkan";
  return 0;
}

Dengan teknik seperti ini kita bisa mencoba berbagai perintah lain tanpa harus menghapus kode yang sudah ada.

Baris komentar juga sering dipakai untuk membuat semacam copyright kode program yang ditulis pada bagian awal:

// Pembuat : Duniailkom.com
// Tujuan  : Menampilkan pesan menggunakan C++
// Bahasa  : C++
// Tanggal Pembuatan: 19 Oktober 2020

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  cout << "Belajar C++ di Duniailkom";
  return 0;
}

Cara pembuatan baris komentar kedua adalah dengan tanda /* dan */. Seluruh karakter yang ada diantara kedua tanda ini akan dianggap sebagai komentar dan diabaikan pada saat proses compiler.

Berikut contoh penggunaannya:

/* Pembuat : Duniailkom.com
   Tujuan  : Menampilkan pesan menggunakan C++
   Bahasa  : C++
   Tanggal Pembuatan: 19 Oktober 2020  */

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  cout << "Belajar C++ di Duniailkom";
  /* cout << "Kode ini di non aktifkan";  */
  return 0;
}

Baris komentar yang ditulis dengan tanda /* dan */ bisa mencakup banyak baris, dan harus ditulis secara berpasangan.


Pengertian Statement dalam Bahasa Pemrograman C++

Statement dalam bahasa C++ adalah sebutan untuk sebuah baris perintah. Setiap statement dalam C++ harus diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ).

Berikut beberapa contoh statement dalam bahasa pemrograman C++:

x = 6;              
y = "Duniailkom";    
z = 5+3;            
2+3;                
cout << "Belajar C++ di Duniailkom";
root2 = sqrt(49);

Sebuah statement tidak harus mencakup satu baris. Perintah kondisi seperti if else dan perulangan (looping) bisa terdiri dari beberapa baris, dan ini dianggap sebagai satu statement:

if(x == "Duniailkom") {
 cout << "Belajar C++ di Duniailkom";
}

Statement yang terdiri dari beberapa baris seperti ini, biasanya diawali dengan tanda kurung kurawal ” { ” dan diakhiri dengan tanda ” } “. Bagian ini juga sering disebut sebagai blok kode program.


Pengertian Keyword dalam Bahasa Pemrograman C++

Keyword adalah kata kunci yang menjadi dasar perintah bahasa C++. Keyword ini tidak bisa digunakan sebagai identifier (variabel, konstanta maupun nama dari sebuah fungsi).

Sebagai contoh, perhatikan statement berikut:

int jumlah;
return 0;

Disini, kata int dan return merupakan keyword dan memiliki makna tertentu di dalam bahasa C++.

Terdapat beberapa kata kunci (keyword) dalam bahasa pemrograman C++, yakni:

alignas (sejak C++11)
alignof (sejak C++11)
and
and_eq
asm
atomic_cancel
atomic_commit 
atomic_noexcept
auto
bitand
bitor
bool
break
case
catch
char
char8_t (sejak C++20)
char16_t (sejak C++11)
char32_t (sejak C++11)
class
compl
concept (sejak C++20)
const
consteval (sejak C++20)
constexpr (sejak C++11)
constinit (sejak C++20)
const_cast
continue
co_await (sejak C++20)
co_return (sejak C++20)
co_yield (sejak C++20)
decltype (sejak C++11)
default
delete
do
double
dynamic_cast
else
enum
explicit
export
extern
false
float
for
friend
goto
if
inline
int
long
mutable
namespace
new
noexcept (sejak C++11)
not
not_eq
nullptr (sejak C++11)
operator
or
or_eq
private
protected
public
reflexpr
register
reinterpret_cast
requires (sejak C++20)
return
short
signed
sizeof
static
static_assert (sejak C++11)
static_cast
struct
switch
synchronized
template
this
thread_local (sejak C++11)
throw
true
try
typedef
typeid
typename
union
unsigned
using(1)
virtual
void
volatile
wchar_t
while
xor
xor_eq

Seluruh daftar peritnah ini tidak bisa digunakan sebagai nama variabel / konstanta dalam bahasa C++ (sumber: https://en.cppreference.com/w/cpp/keyword).


Pengertian Identifier dalam Bahasa Pemrograman C++

Identifier adalah nama untuk menandakan “sesuatu” sepanjang kode program. Contoh dari identifier adalah variabel, konstanta dan fungsi.

Perhatikan statement berikut:

int total;
double harga_jual;

Disini, total dan harga_jual adalah variabel dan termasuk ke dalam identifiers.

Secara umum, kita bebas ingin menulis nama identifier, namun terdapat beberapa aturan:

  • Identifier harus selain dari keyword (yang terdapat di tabel sebelum ini). Sebagai contoh, kita tidak bisa memakai kata int sebagai nama variabel, karena int merupakan keyword untuk menandakan tipe data integer.
  • Identifier bisa terdiri dari huruf, angka dan karakter underscore / garis bawah ( _ ).
  • Karakter pertama dari identifier hanya bisa berupa huruf dan underscore, tidak bisa berupa angka. Meskipun boleh, tapi tidak disarankan memakai karakter underscore sebagai awal dari identifier.
  • Beberapa compiler ada yang membatasi panjang identifier maksimal 31 karakter.

Dalam tutorial bahasa pemrograman bahasa C++ kali ini kita telah membahas beberapa aturan dasar dari bahasa C++. Ini semua menjadi pedoman dalam menulis kode program nantinya.

Tutorial berikutnya akan masuk ke Pengertian Variabel dalam Bahasa C++.

Add Comment