Tutorial Belajar C++ Part 15: Tipe Data Boolean Bahasa C++

Tipe data boolean bisa dianggap sebagai tipe data paling sederhana di dalam C++. Namun Boolean menjadi sangat penting dan selalu ada di setiap bahasa pemrograman komputer. Penggunaan tipe data yang satu ini juga sangat banyak.

Untuk lebih lanjut, kita akan bahas tentang Tipe Data Boolean dalam Bahasa Pemrograman C++.


Pengertian Tipe Data Boolean C++

Tipe data boolean adalah tipe data ini hanya bisa diisi dengan salah satu dari 2 nilai: true atau false. Tipe data boolean banyak dipakai untuk percabangan kode program atau untuk memutuskan apa yang mesti dijalankan ketika sebuah kondisi terjadi.

Sebagai contoh, kita bisa membuat kode program untuk menentukan apakah sebuah angka genap atau ganjil berdasarkan input dari pengguna. Untuk keperluan ini kita harus periksa terlebih dahulu apakah angka tersebut bisa dibagi 2 (untuk angka genap), atau tidak bisa dibagi 2 (untuk angka ganjil). Tipe data boolean bisa dipakai untuk menampung kondisi seperti ini, yakni benar atau salah (True atau False).

Penggunaan tipe data boolean ini akan lebih jelas saat kita masuk ke kondisi percabangan program seperti if-else yang akan dibahas pada tutorial terpisah.


Contoh Kode Program Tipe Data Boolean C++

Untuk membuat tipe data boolean, sebuah variabel harus di deklarasikan dengan keyword bool. Berikut contoh kode programnya:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  bool var1 = true;
  bool var2 = false;

  cout << "Isi var1 = "  << var1 << endl;
  cout << "Isi var2 = "  << var2 << endl;

  return 0;
}

Hasil kode program:

Isi var1 = 1
Isi var2 = 0

Dalam kode program ini saya mendeklarasikan var1 dan var2 untuk menampung tipe data boolean, kemudian menginput nilai true ke var1 dan nilai false ke var2.

Pada saat ditampilkan dengan perintah cout, nilai boolean true akan tampil sebagai angka 1, sedangkan nilai boolean false tampil sebagai angka 0.

Penulisan nilai true dan false dalam bahasa C++ harus dengan huruf kecil semua. Compiler C++ akan menghasilkan error jika nilainya diinput dengan huruf besar atau variasi huruf lain:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  bool var1 = True;
  bool var2 = false;

  cout << "Isi var1 = "  << var1 << endl;
  cout << "Isi var2 = "  << var2 << endl;

  return 0;
}

Hasil kode program:

error: 'True' was not declared in this scope

Umumnya, tipe data boolean di dapat dari hasil operasi perbandingan, seperti apakah sebuah angka sama dengan angka lain, apakah lebih besar atau lebih kecil, dst. Berikut contoh yang dimaksud:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  bool var1, var2, var3;

  var1 = 12 < 10;
  var2 = 30 > 25;
  var3 = 'A' == 'a';

  cout << "Isi var1 = "  << var1 << endl;
  cout << "Isi var2 = "  << var2 << endl;
  cout << "Isi var3 = "  << var3 << endl;

  return 0;
}

Hasil kode program:

Isi var1 = 0
Isi var2 = 1
Isi var3 = 0

Lebih lanjut tentang operasi perbandingan seperti ini akan kita bahas dalam tutorial tersendiri. Namun konsep dasarnya cukup sederhana. Di baris 9 saya melakukan operasi perbandingan, yakni apakah 12 < 10? tidak, maka hasilnya adalah false.

Di baris 10, yang dibandingkan adalah apakah 30 > 25? benar, maka var2 akan berisi nilai true. Begitu juga di baris 11, yakni apakah ‘A’ sama dengan ‘a’? tidak, maka var3 akan berisi nilai boolean false.

Konsep true dan false ini sangat berguna untuk proses pemeriksaan kondisi if else, seperti contoh berikut:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  int var1 = 12;
  int var2 = 10;

  if (var1 < var2) {
    cout << "var1 lebih kecil daripada var2" << endl;
  }
  else if (var1 > var2) {
    cout << "var1 lebih besar daripada var2" << endl;
  }
  else {
    cout << "var1 sama dengan var2"<< endl;
  }

  return 0;
}

Hasil kode program:

var1 lebih besar daripada var2

Materi tentang struktur if else memang belum kita bahas. Tapi sebagai gambaran, dalam kode ini saya membandingkan antara angka yang tersimpan di variabel var1 dengan var2. Operasi perbandingan di baris 10 dan 13 akan mengembalikan nilai boolean. Jika hasil perbandingan ini ada yang menghasilkan true, maka blok if itulah yang akan diproses.

Dalam contoh ini, variabel var1 yang berisi angka 12 yang lebih besar daripada var2 yang berisi angka 10. Sehingga operasi perbandingan var1 > var2 di baris 13 akan bernilai true. Hasilnya, tampil teks “var1 lebih besar daripada var2“.


Dalam lanjutan tutorial belajar bahasa pemrograman C++ ini kita telah membahas tentang pengertian tipe data Boolean beserta contoh kode programnya. Lanjut, kita akan bahas tentang Tipe Data String dalam Bahasa Pemrograman C++.

Add Comment