Tutorial Belajar C++ Part 13: Tipe Data Integer Bahasa C++

Tutorial bahasa pemrograman C++ di Duniailkom kali ini akan membahas tentang tipe data Integer, mulai dari pengertian, jenis dan contoh kode program tipe data integer bahasa C++.


Pengertian Tipe Integer Bahasa C++

Tipe data integer adalah tipe data yang dipakai untuk menampung angka bulat positif maupun negatif, seperti: 1, 45, dan -1945.

Di dalam bahasa C++, terdapat beberapa sub-tipe integer yang dibedakan berdasarkan jangkauan angka yang bisa ditampung. Setidaknya terdapat 4 tipe data integer di dalam bahasa C++:

  • char
  • short
  • int
  • long

Loh, bukannya char adalah tipe data untuk karakter? Kenapa juga ada di dalam integer? Betul, inilah keunikan tipe data char di dalam bahasa C / C++.

Secara internal, char sebenarnya bertipe integer. Untuk membedakan apakah char ini berisi karakter atau huruf dilakukan pada saat menampilkannya (akan kita lihat dengan contoh praktek).

Perbedaan dari keempat jenis tipe data diatas adalah dari segi jangkauan angka yang bisa ditampung. Tabel berikut menyajikan data yang lebih lengkap:

Jenis Tipe Data Ukuran Memory Penyimpanan Jangkauan
char 1 byte -128 hingga 127
short 2 bytes -32,768 hingga 32,767
int 2 bytes -32,768 hingga 32,767
int 4 bytes -2,147,483,648 hingga 2,147,483,647
long 4 bytes -2,147,483,648 hingga 2,147,483,647

Ukuran Memory Penyimpanan adalah jumlah memory yang dibutuhkan untuk menyimpan angka tersebut. Semakin besar jangkauan, semakin banyak juga ruang memory yang dibutuhkan.

Khusus untuk tipe data int, bisa terdiri dari 2 byte maupun 4 byte. Ini tergantung sistem komputer dan compiler bahasa C++ yang dipakai.

Jangkauan tipe data diatas adalah untuk angka yang bertanda (signed). Maksudnya, setiap tipe data bisa menampung angka positif dan negatif. Kita bisa mengorbankan nilai negatif ini untuk memperbesar jangkauan angka positif dengan menambahkan keyword unsigned sebelum penulisan tipe data.

Jika tipe data integer di-set sebagai unsigned (tidak bertanda), maka tipe data tersebut tidak bisa menampung angka negatif, namun jatah untuk angka negatif akan dialihkan kepada angka positif sehingga jangkauannya menjadi 2 kali lipat.

Berikut tabel jangkauan setiap tipe data unsigned integer dalam bahasa C++:

Jenis Tipe Data Ukuran Memory Penyimpanan Jangkauan
unsigned char 1 byte 0 hingga 255
unsigned short 2 bytes 0 hingga 65,535
unsigned int 2 bytes 0 hingga 65,535
unsigned int 4 bytes 0 hingga 4,294,967,295
unsigned long 4 bytes 0 hingga 4,294,967,295

Terlihat jangkauan angkanya menjadi lebih besar, tapi tidak bisa menampung angka negatif. Tipe data unsigned ini cocok untuk data yang tidak pernah negatif, seperti tinggi badan, berat badan, jumlah orang, dsb.


Contoh Kode Program Tipe Data Integer Bahasa C++

Cukup dengan teori, mari kita masuk ke contoh praktek. Dalam kode program berikut saya menampilkan 3 tipe data integer dalam bahasa C++:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  short angka1;
  int   angka2;
  long  angka3;

  angka1 = 32767;
  angka2 = 2147483647;
  angka3 = 2147483647;

  cout << "Isi variabel angka1 (short): " << angka1 << endl;
  cout << "Isi variabel angka2 (int)  : " << angka2 << endl;
  cout << "Isi variabel angka3 (long) : " << angka3 << endl;

  return 0;
}

Di awal kode program saya membuat 3 variabel: angka1angka2, dan angka3. Setiap variabel di-set dengan tipe data yang berbeda-beda, dimana variabel angka1 sebagai short, variabel angka2 sebagai int, dan variabel angka3 sebagai long.

Setelah pendefinisian variabel, setiap variabel diisi dengan angka. Angka yang ada sengaja saya set dengan nilai maksimum untuk setiap tipe data. Terakhir setiap variabel ditampilkan menggunakan perintah cout.

Khusus untuk char, mendapat perlakuan khusus karena di proses dengan sedikit berbeda. Berikut contoh kasusnya:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  char foo = 65;
  char bar = 'Z';

  cout << "Isi variabel foo: " << foo << endl;
  cout << "Isi variabel bar: " << bar << endl;

  printf("Isi variabel foo: %d \n",foo);
  printf("Isi variabel bar: %d \n",bar);

  return 0;
}

Dalam kode program ini saya membuat dua buah variabel bertipe char: foo dan bar. Untuk variabel foo diisi dengan angka 65, sedangkan variabel bar diisi dengan karakter ‘Z’.

Sekilas kode seperti ini terlihat aneh. Kenapa tipe data char bisa diisi angka dan karakter sekaligus? Jawabannya karena secara internal, tipe data char disimpan sebagai angka. Akan tetapi begitu di tampilkan dengan perintah cout seperti di baris 10 dan 11, tampil berbentuk karakter.

Ketika variabel foo diakses akan tampil huruf ‘A’. Dari mana datangnya huruf ‘A’ ini? Huruf A tersebut berasal dari daftar kode karakter ASCII. Di dalam daftar karakter ASCII, huruf A berada di urutan ke 65. Daftar lengkap karakter ASCII bisa dilihat ke id.wikipedia.org/wiki/ASCII.

Jika kita ingin mengakses angka yang tersimpan di dalam variabel char, bisa menggunakan perintah printf milik bahasa C. Inilah yang saya pakai di baris 13 – 14. Hasilnya, variabel foo tampil sebagai angka 65, dan variabel bar sebagai angka 90. Angka 90 untuk karakter ‘Z’ ini juga bisa dilihat dari daftar karakter ASCII.

Mengenai cara kerja perintah printf bahasa C, bisa dibaca dalam tutorial Format Penulisan printf untuk Menampilkan isi Variabel.

Contoh Kode Program Unsigned Integer C++

Di penjelasan sebelumnya, jangkauan angka positif tipe data integer bisa diperbesar dengan menambah keyword unsigned. Berikut contoh penggunaannya:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  unsigned char  angka1;
  unsigned short angka2;
  unsigned int   angka3;
  unsigned long  angka4;

  angka1 = 255;
  angka2 = 65535;
  angka3 = 4294967295;
  angka4 = 4294967295;

  printf("Isi variabel angka1: %d \n",angka1);

  cout << "Isi variabel angka2: " << angka2 << endl;
  cout << "Isi variabel angka3: " << angka3 << endl;
  cout << "Isi variabel angka4: " << angka4 << endl;

  return 0;
}

Hasil kode program:

Isi variabel angka1: 255
Isi variabel angka2: 65535
Isi variabel angka3: 4294967295
Isi variabel angka4: 4294967295

Sekarang jangkauan setiap tipe data sudah membesar 2 kali lipat dengan mengorbankan angka negatif. Namun, kita tidak bisa lagi menginput angka negatif ke dalam variabel di atas.

Tipe data char yang sebelumnya hanya bisa sampai angka 127 sekarang bisa menampung nilai 0 – 255. Begitu juga dengan tipe data unsigned short yang bisa menampung 0 – 65535. Serta tipe data int dan long yang sekarang sampai ke 4294967295.

Apa yang terjadi apabila menginput angka di luar batas maksimum? Mari kita coba:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  unsigned char  angka1;
  unsigned short angka2;
  unsigned int   angka3;
  unsigned long  angka4;

  angka1 = 299;
  angka2 = 65599;
  angka3 = 4294967299;
  angka4 = 4294967299;

  printf("Isi variabel angka1: %d \n",angka1);

  cout << "Isi variabel angka2: " << angka2 << endl;
  cout << "Isi variabel angka3: " << angka3 << endl;
  cout << "Isi variabel angka4: " << angka4 << endl;

  return 0;
}

Contoh Kode Program Tipe Data Integer bahasa C++

Hasilnya, angka yang tersimpan tidak lagi sesuai. Atau untuk beberapa compiler, bisa saja tampil pesan error.


Batas Minimum dan Maksimum Integer Bahasa C++

Sebagai kode program terakhir, saya akan menambah sebuah file header baru, yakni <limits>. File header ini berisi berbagai konstanta dan fungsi agar kita bisa melihat berapa sebenarnya nilai maksimum dan minimum dari setiap tipe data. Berikut contoh penggunaannya:

#include <iostream>
#include <limits>

using namespace std;

int main()
{
 cout << "Ukuran memory tipe data char: "  << sizeof(char) << " byte \n";
 cout << "Ukuran memory tipe data short: " << sizeof(short) << " byte \n";
 cout << "Ukuran memory tipe data int: "   << sizeof(int) << " byte \n";
 cout << "Ukuran memory tipe data long: "  << sizeof(long) << " byte \n";

 cout << endl;

 cout << "Nilai minimal tipe data char: "  << SCHAR_MIN << endl;
 cout << "Nilai minimal tipe data short: " << SHRT_MIN  << endl;
 cout << "Nilai minimal tipe data int: "   << INT_MIN   << endl;
 cout << "Nilai minimal tipe data long: "  << LONG_MIN  << endl;

 cout << endl;

 cout << "Nilai maksimal tipe data char: "  << SCHAR_MAX << endl;
 cout << "Nilai maksimal tipe data short: " << SHRT_MAX  << endl;
 cout << "Nilai maksimal tipe data int: "   << INT_MAX   << endl;
 cout << "Nilai maksimal tipe data long: "  << LONG_MAX  << endl;

 return 0;
}

Contoh Kode Program Maksimum Tipe Data Integer bahasa C++

Perhatikan tambahan perintah #include <limits> di baris kedua. Inilah cara kita menambahkan fungsi-fungsi baru ke dalam kode program C++.

Dengan tambahan perintah ini, kita bisa menggunakan fungsi sizeof() untuk melihat berapa jumlah memory yang dipakai untuk setiap tipe data, serta mengakses konstanta seperti SCHAR_MIN untuk melihat nilai minimum dari tipe data char, serta SCHAR_MAX untuk melihat nilai maksimum tipe data char. Begitu juga dengan tipe data integer lainnya.


Dalam tutorial kali ini kita telah membahas pengertian tipe data integer, melihat 4 jenis tipe data integer bahasa C++, serta menjalankan beberapa contoh kode program untuk tipe data integer.

Tipe data integer hanya bisa dipakai untuk menampung angka bulat. Bagaimana dengan angka pecahan? Kita akan bahas dalam tutorial selanjutnya: Tipe Data Float dan Double Bahasa C++.

Add Comment