Tutorial Belajar C++: Cara Membuat Array 2 Dimensi

Tutorial Belajar C++ kali ini akan membahas cara membuat array 2 dimensi. Materi ini juga banyak dipakai sebagai dasar dari pembuatan matriks dalam bahasa pemrograman C++.


Pengertian Array 2 Dimensi

Array dua dimensi adalah sebutan untuk array yang penomoran index-nya menggunakan 2 buah angka. Analogi yang sering dipakai seperti titik koordinat dalam diagram kartesius.

Diagram kartesius merupakan diagram yang biasa kita pakai untuk membuat grafik. Disini terdapat sumbu X dan sumbu Y. Sebuah titik dalam diagram kartesius ini harus disebut secara berpasangan, seperti (2,3) atau (-3, 1).

Contoh diagram kartesius (sumber - wikipedia)

Contoh bentuk diagram kartesius (sumber – wikipedia)

Analogi lain adalah matriks. Dalam matematika, matriks terdiri dari kolom dan baris. Kembali, untuk menentukan nilai dari sebuah matriks, kita harus sebut secara berpasangan seperti baris 1 kolom 1, atau baris 2 kolom 3, dst. Konsep seperti inilah yang menjadi dasar dari array 2 dimensi.

Untuk membuat array 2 dimensi di dalam bahasa C++, caranya tulis 2 kali tanda kurung siku setelah nama variabel, seperti contoh berikut:

int arr[2][2];

Baris diatas akan membuat array 2 dimensi dengan nama variabel: arr. Variabel arr ini total berisi 4 element (2 x 2). Atau jika diibaratkan sebagai matriks, disini kita membuat matriks 2 x 2.

Untuk mengakses setiap element array, penulisan index juga harus ditulis 2 kali, seperti contoh berikut:

arr[0][0] = 20;
arr[0][1] = 58;
arr[1][0] = 22;
arr[1][1] = 98;

Kita akan lihat contoh praktek dari array 2 dimensi ini sesaat lagi.


Contoh Kode Program Array 2 Dimensi Bahasa C++

Berikut contoh kode program pertama dari pembuatan array 2 dimensi di dalam bahasa C++:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  int arr[2][2];

  arr[0][0] = 15;
  arr[0][1] = 23;
  arr[1][0] = 40;
  arr[1][1] = 29;

  cout << "Isi variabel arr:" << endl;
  cout << arr[0][0] <<" "<< arr[0][1] << endl;
  cout << arr[1][0] <<" "<< arr[1][1] << endl;

  return 0;
}

Tutorial Belajar C++ Cara Membuat Array 2 Dimensi (1)

Di awal kode program, saya membuat array arr dengan perintah int arr[2][2];. Artinya, array arr adalah sebuah array 2 dimensi dengan 4 element. Proses pengisian setiap element array dilakukan setelahnya, kemudian ditampilkan dengan perintah cout.

Pengisian element array 2 dimensi juga bisa dilakukan pada saat array itu di definisikan, seperti contoh berikut:

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
  int arr[2][3] = {{10,20,30},{33,44,55}};

  cout << "Isi variabel arr:" << endl;
  cout << arr[0][0] <<" "<< arr[0][1] <<" "<< arr[0][2]<< endl;
  cout << arr[1][0] <<" "<< arr[1][1] <<" "<< arr[0][2]<< endl;

  return 0;
}

Hasil kode program:

Isi variabel arr:
10 20 30
33 44 30

Kali ini saya membuat sebuah array arr dengan perintah int arr[2][3] = {{10,20,30},{33,44,55}}. Perintah ini akan membuat array 2 dimensi dengan total 6 element (hasil dari 2*3). Selain itu proses pengisian nilai juga dilakukan langsung pada saat pendefinisian array.

Tanda kurung kurawal sebagai pemisah nilai array bersifat opsional dan boleh tidak ditulis. Kita juga bisa mengisi array tersebut dengan perintah berikut:

int arr[2][3] = {10,20,30,33,44,55};

Hanya saja penggunaan tanda kurung kurawal akan mempermudah peletakan posisi dari setiap element array.


Contoh Kode Program Input dan Output Array 2 Dimensi

Sebagai contoh terakhir, dalam kode program berikut kita bisa menentukan sendiri jumlah baris dan kolom array 2 dimensi, kemudian kode program akan membaca setiap inputan dan menampilkan hasilnya:

#include <iostream>
#include <iomanip>

using namespace std;

int main()
{
  cout << "##  Program C++ Input Matriks 2 Dimensi ##" << endl;
  cout << "==========================================" << endl;
  cout << endl;

  int matriks[100][100];
  int jum_baris, jum_kolom, i, j;

  cout << "Input jumlah baris matriks: ";
  cin >> jum_baris;

  cout << "Input jumlah kolom matriks: ";
  cin >> jum_kolom;
  cout << endl;

  // proses input array
  for(i = 0; i < jum_baris ; i++){
    for(j = 0; j < jum_kolom; j++){
      cout << "Baris " <<i+1<<", kolom "<<j+1<< " = ";
      cin >> matriks[i][j];
    }
    cout << endl;
  }

  cout << "Hasil matriks: " << endl;

  // menampilkan array
  for(i = 0; i < jum_baris ; i++){
    for(j = 0; j < jum_kolom; j++){
      cout << setw(3) << matriks[i][j] << " ";
    }
    cout << endl;
  }

  return 0;
}

Hasil kode program:

##  Program C++ Input Matriks 2 Dimensi ##
==========================================

Input jumlah baris matriks: 3
Input jumlah kolom matriks: 4

Baris 1, kolom 1 = 1
Baris 1, kolom 2 = 2
Baris 1, kolom 3 = 3
Baris 1, kolom 4 = 4

Baris 2, kolom 1 = 10
Baris 2, kolom 2 = 20
Baris 2, kolom 3 = 30
Baris 2, kolom 4 = 40

Baris 3, kolom 1 = 98
Baris 3, kolom 2 = 76
Baris 3, kolom 3 = 65
Baris 3, kolom 4 = 54

Hasil matriks:
  1   2   3   4
 10  20  30  40
 98  76  65  54

Ketika dijalankan, kode program akan meminta jumlah baris dan kolom, lalu melakukan perulangan di baris 23 – 29 untuk membaca semua inputan. Pada saat ditampilkan, perlu perulangan kedua di baris 34 – 39.

Penjelasan lebih lengkap tentang cara kerja kode ini akan kita bahas dalam Latihan Kode Program C++: Membaca dan Menampilkan Matriks.


Itulah penjelasan singkat tentang cara membuat array 2 dimensi dalam bahasa pemrograman C++.

Array 2 dimensi dalam bentuk matriks sangat sering dipakai untuk latihan logika. Soal-soal olimpiade komputer tidak jarang menggunakan array 2 dimensi seperti ini, dimana kita disuruh untuk menebak berapa hasil akhir array setelah serangkaian proses tertentu.

Add Comment