Tutorial Belajar Laravel Part 7: Cara Menginstall Laravel 7

Dalam tutorial sebelumnya kita telah menginstall 2 aplikasi pendahuluan: XAMPP dan Composer. Kedua aplikasi ini diperlukan sebagai syarat untuk proses instalasi Laravel.

Kali ini kita akan bahas tentang cara menginstall Laravel 7 menggunakan composer.


Cara Menginstall Laravel

Dalam dokumentasi resmi Laravel dijelaskan bahwa terdapat 2 cara instalasi Laravel. Pertama dengan perintah composer create-project, dan yang kedua dengan laravel installer. Kita akan bahas kedua cara ini.

Sebelum itu, pastikan komputer anda terhubung ke internet karena proses instalasi Laravel (dengan composer) tidak bisa dilakukan secara offline. File Laravel yang perlu di download juga berukuran cukup besar, yakni sekitar 40MB.


Install Laravel dengan composer create-project

Proses instalasi Laravel dengan perintah composer create-project kadang disebut juga sebagai cara singkat, karena kita hanya perlu menulis 1 perintah saja ke dalam cmd. Cara ini memang praktis tapi perintahnya agak susah di hafal karena cukup panjang.

Silahkan buka cmd lalu pindah ke folder htdocs XAMPP dengan perintah cd C:\xampp\htdocs:

Kemudian ketik atau copy perintah berikut:

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel coba1

Perintah ini terdiri dari beberapa bagian:

  • composer: jalankan composer
  • create-project: buat sebuah project
  • –prefer-dist laravel/laravel: pilih versi stabil paling akhir dari framework laravel
  • coba1: simpan semua file ke dalam folder coba1

Cara Menginstall Laravel 7

Ketika kita menekan tombol Enter, maka composer akan bekerja dan mendownload semua file Laravel. Proses ini butuh waktu beberapa menit karena ukuran file Laravel memang cukup besar (sekitar 40MB).

Instalasi Laravel 7 Selesai

Apabila sudah tampil teks ‘Application key set successfully‘ dan cursor kembali ke C:\xampp\htdocs, maka artinya proses instalasi Laravel sudah selesai. Silahkan buka folder htdocs dari Windows Explorer, akan terlihat folder coba1 yang berisi berbagai file Laravel.

Laravel memiliki cara tersendiri untuk bisa diakses dari web browser (akan kita bahas pada tutorial berikutnya). Jadi untuk sementara bisa biarkan file-file ini “apa adanya”.

Apabila ingin membuat project baru, maka tinggal jalankan kembali perintah diatas . Yang perlu diubah hanya nama folder saja, misalkan ingin membuat web sistem informasi SMA, maka bisa mengetik perintah berikut:

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel si_sma

Maka composer akan kembali menginstall Laravel ke folder si_sma.


Install Laravel dengan Laravel Installer

Kita akan bahas cara kedua untuk proses instalasi Laravel, yakni via Laravel Installer. Cara ini kadang disebut juga dengan cara yang (sedikit) panjang karena kita perlu menginstall aplikasi Laravel Installer terlebih dahulu.

Namun ini sangat cocok jika anda sering membuat project laravel karena perintahnya lebih singkat daripada composer create-project. Selain itu Laravel Installer hanya perlu di install sekali di awal saja.

Proses instalasi Laravel Installer juga dilakukan dari composer, yakni dengan perintah berikut:

composer global require laravel/installer

Jalankan dengan menekan tombol Enter.

Cara Menginstall Laravel Installer

Setelah selesai, kita akan mendapat “program baru” untuk cmd, yakni laravel.exe. Untuk uji coba, silahkan tutup cmd, lalu buka kembali dan ketik laravel kemudian tekan Enter:

Melihat Versi Laravel Installer

Jika terlihat tampilan di atas, artinya Laravel Installer sudah sukses terinstall. Sekarang untuk menginstall Laravel perintahnya jauh lebih singkat:

laravel new <nama_folder>

Sebagai contoh, saya ingin menginstall Laravel di folder C:\xampp\htdocs\coba2\, maka perintahnya adalah:

cd C:\xampp\htdocs\
laravel new coba2

Perintah cd C:\xampp\htdocs\ dipakai untuk pindah ke folder C:\xampp\htdocs\. Setelah itu barulah proses instalasi Laravel dilakukan dengan perintah laravel new coba2.

Cara Menginstall Laravel dengan Laravel Installer

Setelah proses ini selesai, folder coba2 akan berisi file Laravel yang sama persis dengan folder coba1. Anda bebas ingin menggunakan perintah yang mana saja.


Mengatur versi Laravel

Sebagaimana layaknya sebuah software, Laravel secara berkala terus di update. Dalam setiap update terdapat perbaikan bug, penambahan fitur baru, serta penghapusan fitur lama. Mulai dari Laravel versi 5.0, setiap 6 bulan sekali tim Laravel akan merilis versi baru.

Update setiap 6 bulan relatif singkat, bahkan terbilang sangat cepat. Pada saat tutorial ini ditulis, versi terakhir Laravel adalah versi 7, dan tidak lama lagi akan keluar Laravel 8.

Agar semua tutorial Laravel di web Duniailkom ini bisa diikuti dengan baik, maka saya haruskan untuk menggunakan Laravel 7. Ini untuk menghindari perbedaan fitur antar versi Laravel karena sangat mungkin ketika membaca tutorial ini Laravel sudah masuk ke versi 8, versi 9 atau yang lebih baru lagi.

Proses instalasi yang kita lakukan sebelum ini secara otomatis akan menginstall Laravel versi terbaru. Apabila sudah hadir Laravel 8, maka perintah tersebut akan menginstall Laravel 8 ke folder coba1 dan coba2.

Jadi, bagaimana cara untuk menginstall Laravel versi tertentu? Kita bisa modifikasi sedikit perintah composer create-project:

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel="^7.0" coba3

Cara Menginstall Laravel versi Tertentu

Tambahan =”^7.0″ artinya saya ingin menginstall Laravel 7 dengan versi update minor terakhir. Misalnya saat ini sudah tersedia Laravel 7.9, maka perintah di atas akan menginstall versi tersebut. Seharusnya, update minor ini tidak akan berpengaruh banyak ke kode program yang ada di tutorial ini.

Sayangnya, proses install Laravel untuk versi tertentu tidak tersedia jika kita menggunakan Laravel Installer. Yang bisa digunakan hanya dari perintah composer create-project saja.


Dalam tutorial ini kita telah mempelajari cara menginstall Laravel. Memang agak sedikit rumit karena harus install composer terlebih dahulu dan ketik-ketik perintah di cmd. Tapi setelah terbiasa, cara ini akan sangat praktis jika ingin membuat project baru.

Bagi yang terbatas quota internet, silahkan copy folder coba1, coba2 atau coba3 yang berisi Laravel ke folder lain, misalnya bisa buat folder laravel7. Ketika ingin memulai project baru, tinggal copy folder ini agar tidak perlu menjalankan ulang perintah composer.

Dalam tutorial berikutnya akan kita bahas cara mengakses dan menjalankan Laravel di web browser.

*** Artikel Terkait ***

2 Comments

  1. rahmad saleh
    11 May 20
    • Andre
      11 May 20

Add Comment