Tutorial Belajar OOP C++ Part 10: Cara Membuat Multiple Inheritance

Tutorial kali ini terdengar sangat mirip seperti tutorial sebelumnya tentang Multilevel Inheritance. Akan tetapi Multiple Inheritance adalah jenis penurunan class yang berbeda. Kita akan bahas dengan lebih detail sesaat lagi.


Pengertian Multiple Inheritance

Multiple Inheritance adalah penurunan class dimana sebuah class bisa memiliki lebih dari 1 parent class langsung.

Contohnya adalah class C yang memiliki induk dari class dari class A dan class B sekaligus. Efeknya, class C bisa mengakses semua data member dan member function milik class A dan juga class B, selama tidak di set sebagai private.

Berikut struktur dasar contoh multiple inheritance dengan class Laptop, class Smartphone dan class SmartLaptop:

#include <iostream>

using namespace std;

class Laptop {
  // kode untuk class Laptop
};

class Smartphone {
  // kode untuk class Smartphone
};

class SmartLaptop: public Laptop, public Smartphone{
  // kode untuk class SmartLaptop
};

int main()
{
  Laptop laptopAndi;
  Smartphone smartphoneAndi;
  SmartLaptop smartLaptopAndi;

  return 0;
}

Perhatikan cara penurunan class SmartLaptop di baris 13, itulah yang dimaksud dengan Multiple Inheritance, dimana class SmartLaptop memiliki 2 parent class sekaligus, yakni class Laptop dan Smartphone.

Dengan penulisan seperti ini, class SmartLaptop bisa mengakses semua data member dan member function yang terdapat di class Laptop dan Smartphone.

Bahasa C++ merupakan satu dari sedikit bahasa pemrograman yang memiliki fitur multiple Inheritance seperti ini. Dalam bahasa PHP atau Java, kita tidak bisa membuat class yang memiliki 2 parent class sekaligus.

Salah satu alasannya karena multiple Inheritance bisa menyebabkan “diamond problem”, yakni sebuah masalah logika jika ternyata kedua parent class juga diturunkan dari satu class yang sama.


Contoh Kode Program Multiple Inheritance C++

Contoh sebelumnya sudah memperlihatkan struktur dasar multiple inheritance. Berikut modifikasi lanjutan dengan penambahan data member dan member function:

#include <iostream>

using namespace std;

class Laptop {
  protected:
    string processor = "AMD Ryzen 7";
    string merk = "Lenovo";
    string memory = "8 GB";

  public:
    string cekLaptop() {
      return "Ini berasal dari class Laptop";
    }
};

class Smartphone {
  protected:
    string jaringan = "3G/4G";

  public:
    string cekSmartphone() {
      return "Ini berasal dari class Smartphone";
    }
};

class SmartLaptop: public Laptop, public Smartphone{
  public:
    string lihatSpec() {
      return "Merk: " + merk + ", processor: " + processor +
             ", jumlah memory: " + memory + ", jaringan " + jaringan;
    }
    string cekSmartLaptop() {
      return "Ini berasal dari class SmartLaptop";
    }
};

int main()
{
  SmartLaptop smartLaptopAndi;

  cout << smartLaptopAndi.lihatSpec() << endl;
  cout << smartLaptopAndi.cekLaptop() << endl;
  cout << smartLaptopAndi.cekSmartphone() << endl;
  cout << smartLaptopAndi.cekSmartLaptop() << endl;

  return 0;
}

Hasil kode program:

Contoh Kode Program Multiple Inheritance OOP Cpp

Sama seperti tips pada tutorial sebelumnya, untuk kode program yang panjang seperti ini kita akan mulai membaca kode program dari function main() terlebih dahulu.

Sebagai perintah pertama, terdapat proses instansiasi class SmartLaptop ke dalam object smartLaptopAndi. Artinya di dalam kode program harus terdapat kode untuk mendefinisikan class SmartLaptop.

Kemudian di baris 42 terdapat perintah cout << smartLaptopAndi.lihatSpec(). Perintah ini akan mengakses member function lihatSpec() milik class SmartLaptop, maka kita mulai berangkat mencarinya ke pendefinisian class tersebut di baris 27 – 36.

Function lihatSpec() berisi perintah penggabungan string yang melibatkan data member merk, processor, memory, dan jaringan. Ternyata di dalam class SmartLaptop tidak ada pendefinisian data yang dimaksud. Maka kita lihat kembali apakah class ini memiliki parent class atau tidak.

Ternyata class SmartLaptop memiliki 2 parent class, yakni class Laptop dan juga class Smartphone. Maka akhirnya ditemukan terdapat data member processor = “AMD Ryzen 7”, merk = “Lenovo”, dan memory = “8 GB” di dalam class Laptop, serta data jaringan = “3G/4G” di dalam class Smartphone.

Dengan demikian hasil perintah cout << smartLaptopAndi.lihatSpec() adalah Merk: Lenovo, processor: AMD Ryzen 7, jumlah memory: 8 GB, jaringan 3G/4G.

Kembali ke function main(), selanjutnya terdapat 3 perintah untuk mengakses mengakses 3 member function berikut:

cout << smartLaptopAndi.cekLaptop() << endl;
cout << smartLaptopAndi.cekSmartphone() << endl;
cout << smartLaptopAndi.cekSmartLaptop() << endl;

Ketiga function ini ada di setiap class terpisah. Karena class SmartLaptop adalah turunan dari class Laptop dan class Smartphone, maka object smartLaptopAndi bisa mengakses ketiga member function tersebut, dan hasilnya adalah:

Ini berasal dari class Laptop
Ini berasal dari class Smartphone
Ini berasal dari class SmartLaptop

Inilah contoh praktek dari multiple inherintance dalam bahasa pemrograman C++.


Tidak kalah menarik, dalam lanjutan tutorial OOP C++ berikutnya kita akan membahas tentang Pengertian Function Overriding dalam bahasa pemrograman C++.

Add Comment