Tutorial PHP MySQL Part 13: Cara Menampilkan Data dengan mysqli PHP (Procedural Style)

Dalam tutorial PHP MySQL kali ini kita akan membahas cara menampilkan data MySQL dengan menggunakan mysqli extension. Karena mysqli memiliki 2 cara penggunaan: procedural dan object-oriented, pada tutorial ini kita akan fokus pada penggunaan procedural style.


Secara garis besar, cara penggunaan mysqli secara procedural (menggunakan fungsi-fungsi) sangat mirip dengan mysql extension. Karena itu jika anda sudah memahami cara pemakaian mysql extension (yang telah kita bahas), tidak akan kesulitan untuk beralih ke mysqli.

Dalam tutorial ini saya tidak akan membahas secara detail mengenai fungsi-fungsi yang ada, karena sebagian besar sangat mirip dengan fungsi yang telah kita pelajari di mysql extension. Jika anda merasa sedikit bingung dengan penjelasan disini, silahkan mempelajari kembali tutorial PHP MySQL dari part 4 s/d 11.

Cara Membuat Koneksi MySQL Dengan Fungsi mysqli_connect()

Untuk membuat koneksi antara PHP dengan MySQL Server, kita menggunakan fungsi mysqli_connect(). Fungsi mysqli_connect() ini membutuhkan argumen yang sama dengan fungsi mysql_connect(), yakni: alamat host, nama user, dan password user.

Sebagai contoh, untuk masuk kedalam MySQL di localhost menggunakan user root dan dengan password “qwerty”, kita menggunakan kode program sebagai berikut:

<?php
   $link = mysqli_connect("localhost", "root", "qwerty");
?>

Sebagai fitur tambahan, fungsi mysqli_connect() memiliki argumen ke-4 yang bersifat opsional. Kita bisa menambahkan nama database yang ingin digunakan. Misalkan kita ingin sewaktu proses koneksi dengan MySQL, langsung memilih database “universitas”, maka contoh penulisannya adalah sebagai berikut:

<?php
   $link = mysqli_connect("localhost", "root", "qwerty","universitas");
?>

Cara Menutup Koneksi Dengan Fungsi mysqli_close()

Walaupun PHP akan menutup koneksi dengan MySQL pada saat halaman selesai diproses, kita bisa menutupnya secara manual menggunakan fungsi mysqli_close(). Fungsi ini membutuhkan 1 argumen, yakni variabel resources hasil pemanggilan fungsi mysqli_connect().

Berikut contoh penggunaan fungsi mysqli_close():

<?php
   // buat koneksi dengan MySQL
   $link = mysqli_connect("localhost", "root", "qwerty","universitas");

   //.... proses PHP
   //.... proses PHP
   //.... proses PHP

   // tutup koneksi
   mysqli_close($link);
?>

Cara Menjalankan Query MySQL Dengan Fungsi mysqli_query()

Cara menjalankan query MySQL dengan mysqli extension juga mirip dengan mysql extension. Di dalam mysqli, kita menggunakan fungsi mysqli_query(). Namun berbeda dengan fungsi mysql_query() yang meletakkan variabel resources hasil mysql_connect() sebagai argumen kedua dan bersifat opsional, di dalam fungsi mysqli_query(), variabel ini diletakkan sebagai argumen pertama dan harus ditulis.

Sebagai contoh, dengan menggunakan mysql_extension, kita biasa menulis kode PHP sebagai berikut:

<?php
   //buat koneksi dengan MySQL
   $link=mysql_connect('localhost','root','');

   //gunakan database universitas
   $result=mysql_query('USE universitas',$link);

   //tampilkan tabel mahasiswa_ilkom
   $result=mysql_query('SELECT * FROM mahasiswa_ilkom',$link);
?>

Sedangkan dengan menggunakan mysqli extension, berikut adalah perubahan cara penggunaannya:

<?php
   // buat koneksi dengan MySQL, gunakan database: universitas
   $link = mysqli_connect("localhost", "root", "", "universitas");

   // jalankan query
   $result = mysqli_query($link, "SELECT * FROM mahasiswa_ilkom");
?>

Perhatikan bahwa kita menggunakan format: mysqli_query($link, “query_MySQL”) untuk menjalankan query MySQL.


Cara Menampilkan Data MySQL Dengan mysqli

Untuk menampilkan hasil query MySQL, mysqli extension memiliki banyak fungsi. Kali ini kita akan membahas 3 fungsi yang paling sering digunakan: mysqli_fetch_row(), mysqli_fetch_array(), dan mysqli_fetch_object().

Ketiga fungsi ini hampir sama cara penggunaannya dengan versi mysql extension yang telah kita bahas, yakni: mysql_fetch_row(), mysql_fetch_array(), dan mysql_fetch_object(). Jika anda perhatikan, perbedaan namanya hanya dengan menambah huruf “i”.

Langsung saja kita masuk ke contoh program, untuk memahami cara penggunaan ketiga fungsi ini. Di dalam contoh-contoh berikut saya menggunakan tabel mahasiswa_ilkom di dalam database universitas. Tabel ini kita buat sewaktu membahas tentang fungsi mysql_fetch_row.

Pertama, mari kita lihat cara menampilkan data MySQL dengan fungsi mysqli_fetch_row():

<?php
// buat koneksi dengan MySQL, gunakan database: universitas
$link = mysqli_connect("localhost", "root", "", "universitas");

// jalankan query
$result = mysqli_query($link, "SELECT * FROM mahasiswa_ilkom");

// tampilkan query
while ($row=mysqli_fetch_row($result))
{
   echo "$row[0] $row[1] $row[2] $row[3] $row[4]";
   echo "<br />";
}
?>

Fungsi mysqli_fetch_row() sama persis cara penggunaanya dengan fungsi mysql_fetch_row(), oleh karena itu saya tidak akan membahasnya lagi. Tapi jika anda ragu, bisa mengunjungi tutorialnya di Cara Menampilkan Tabel MySQL dari PHP dengan fungsi mysql_fetch_row.

Berikutnya, kita bahas cara menampilkan data MySQL dengan fungsi mysqli_fetch_array():

<?php
// buat koneksi dengan MySQL, gunakan database: universitas
$link = mysqli_connect("localhost", "root", "", "universitas");

// jalankan query
$result = mysqli_query($link, "SELECT * FROM mahasiswa_ilkom");

// tampilkan query
while ($row=mysqli_fetch_array($result,MYSQLI_ASSOC))
{
   echo $row['nim']." ".$row['nama']." ".$row['umur']." ";
   echo $row['tempat_lahir']." ".$row['IPK'];
   echo "<br />";
}
?>

Sedikit perbedaan antara fungsi mysqli_fetch_array() dengan fungsi “kembarannya” mysql_fetch_array(), kali ini string penentu metoda array berada pada argumen kedua. Argumen pertama adalah variabel resources hasil pemanggilan fungsi mysqli_query(). String MYSQLI_ASSOC digunakan agar key array dapat diakses dengan nama. String lain yang bisa kita gunakan adalah MYSQL_NUM dan MYSQL_BOTH. Perbedaan ketiganya telah kita bahas lengkap dalam Tutorial PHP MySQL: Cara Menampilkan Tabel MySQL dari PHP dengan mysql_fetch_array.

Cara ketiga yang akan kita bahas adalah dengan menggunakan fungsi mysqli_fetch_object(). Fungsi ini sama dengan fungsi mysql_fetch_object(), dimana kita mengakses hasil query sebagai objek. Berikut adalah contoh kode PHPnya:

<?php
// buat koneksi dengan MySQL, gunakan database: universitas
$link = mysqli_connect("localhost", "root", "", "universitas");

// jalankan query
$result = mysqli_query($link, "SELECT * FROM mahasiswa_ilkom");

// tampilkan query
while ($row=mysqli_fetch_object($result))
{
   echo $row->nim." ".$row->nama." ".$row->umur." ";
   echo $row->tempat_lahir." ".$row->IPK;
   echo "<br />";
}
?>

Jika anda butuh penjelasan mengenai cara penggunaan mysqli_fetch_object(), silahkan kunjungi Tutorial PHP MySQL : Cara Menampilkan Tabel dengan objek (mysql_fetch_object).


Dalam tutorial PHP MySQL kali ini kita telah membahas tentang cara penggunaan mysqli untuk menampilkan data dari database MySQL.

Seperti yang pernah kita bahas, mysqli memiliki 2 cara penulisan (2 jenis style). Selain dengan cara procedural seperti dalam tutorial ini, di dalam tutorial selanjutnya kita akan membahas cara penggunaan mysqli dengan object oriented style.


Tutorial Terkait:

8 Comments

  1. vikar
    08 Dec 14
    • Andre
      09 Dec 14
  2. Aditya
    29 Jul 15
    • Andre
      30 Jul 15
  3. Aditya
    29 Jul 15
    • Andre
      30 Jul 15
  4. Edi Ubaedillah
    17 Nov 15
    • Andre
      17 Nov 15

Add Comment