Tutorial Belajar OOP PHP Part 8: Pengertian Constructor dan Destructor

Melanjutkan tutorial Belajar Object Oriented Programming (OOP) PHP, kali ini kita akan membahas tentang Pengertian Constructor dan Destructor dalam Pemrograman Objek, khususnya OOP PHP.


Pengertian Constructor dalam OOP

Constructor (bahasa indonesia: konstruktor) adalah method khusus yang akan dijalankan secara otomatis pada saat sebuah objek dibuat (instansiasi), yakni ketika perintah “new” dijalankan.

Constructor biasa digunakan untuk membuat proses awal dalam mempersiapkan objek, seperti memberi nilai awal kepada property, memanggil method internal dan beberapa proses lain yang digunakan untuk ‘mempersiapkan’ objek.

Dalam PHP, constructor dibuat menggunakan method : __construct().


Pengertian Destructor dalam OOP

Destructor (bahasa indonesia: destruktor) adalah method khusus yang dijalankan secara otomatis pada saat sebuah objek dihapus. Di dalam PHP, seluruh objek secara otomatis dihapus ketika halaman PHP dimana objek itu berada selesai diproses. Tetapi kita juga dapat menghapus objek secara manual.

Destructor biasanya digunakan untuk ‘membersihkan’ beberapa variabel, atau menjalankan proses tertentu sebelum objek dihapus.

Dalam PHP, destructor dibuat menggunakan method : __destruct().

PHP memiliki fitur ‘penghapusan objek massal‘ yang dikenal dengan Garbage Collection. Fitur garbage collection akan menghapus seluruh objek secara otomatis ketika halaman PHP selesai di eksekusi, sehingga akan memanggil method __destructor dari seluruh objek.

Namun PHP menyediakan cara jika kita ingin menghapus objek sebelum mekanisme ini berjalan, yaitu menggunakan fungsi unset() atau mengisi variabel objek dengan nilai null. Kita akan melihat contoh penggunaannya dengan contoh program dibawah.


Cara Penggunaan Destructor dan Constructor dalam PHP

Sebagai tutorial kita kali ini, berikut adalah contoh penggunaan constructor dan destructor dalam PHP:

<?php
// buat class laptop
class laptop {
 
   private $pemilik = "Andi";
   private $merk = "Lenovo";
  
   public function __construct(){
     echo "Ini berasal dari Constructor Laptop";
   }
 
   public function hidupkan_laptop(){
     return "Hidupkan Laptop $this->merk punya $this->pemilik";
 
   }
   public function __destruct(){
     echo "Ini berasal dari Destructor Laptop";
   }
}
 
// buat objek dari class laptop (instansiasi)
$laptop_andi= new laptop();
 
echo "<br />";
echo $laptop_andi->hidupkan_laptop();
echo "<br />";
?>

Dalam contoh diatas, saya membuat class laptop dengan 3 method:

  • Method __construct() merupakan constructor dari class laptop. Method ini akan dipanggil secara otomatis ketika class laptop di instansiasi.
  • Method hidupkan_laptop() merupakan method ‘biasa’ yang akan menampilkan hasil string. Untuk menggunakan method ini, kita memanggilnya dari objek.
  • Method ketiga adalah __destruct() yang merupakan destructor dari class laptop. Method ini akan dipanggil saat objek dihapus.

Setelah pendefinisian class, saya membuat objek $laptop_andi, dan memanggil method hidupkan_laptop(). Berikut adalah hasil yang didapat:

Ini berasal dari Constructor Laptop
Hidupkan Laptop Lenovo punya Andi
Ini berasal dari destructor Laptop

Seperti yang terlihat, method __construct() dan __destruct() secara otomatis dipanggil saat objek dibuat dan saat objek dihapus. Untuk mencoba menghapus objek $laptop_andi secara manual, kita bisa menggunakan fungsi unset() sebagai berikut:

<?php
// buat class laptop
class laptop {
 
   private $pemilik = "Andi";
   private $merk = "Lenovo";
  
   public function __construct(){
     echo "Ini berasal dari Constructor Laptop";
   }
 
   public function hidupkan_laptop(){
     return "Hidupkan Laptop $this->merk punya $this->pemilik";
 
   }
   public function __destruct(){
     echo "Ini berasal dari Destructor Laptop";
   }
}
 
// buat objek dari class laptop (instansiasi)
$laptop_andi= new laptop();
 
echo "<br />";
echo $laptop_andi->hidupkan_laptop();
echo "<br />";
 
// hapus objek $laptop_andi
unset($laptop_andi);
 
echo "<br />";
echo "Objek Telah Dihancurkan";
?>

Jika kita menjalankan kode diatas, berikut adalah hasil yang didapat:

Ini berasal dari Constructor Laptop
Hidupkan Laptop Lenovo punya Andi
Ini berasal dari Destructor Laptop
Objek Telah Dihancurkan

Setelah memanggil method $laptop_andi->hidupkan_laptop(), saya kemudian menghapus objek $laptop_andi secara manual menggunakan fungsi unset($laptop_andi).

Untuk membuktikan bahwa destructor $laptop_andi sudah dijalankan, saya menambahkan perintah echo “Objek Telah Dihancurkan” diakhir halaman. Sehingga kita bisa melihat bahwa destructor objek $laptop andi di jalankan sebelum dihapus otomatis oleh PHP. Silahkan anda coba hapus perintah unset($laptop_andi), maka string “Objek Telah Dihancurkan” akan tampil sebelum destructor objek $laptop_andi.

Anda juga bisa mengganti perintah unset($laptop_andi) dengan $laptop_andi=null. Kedua perintah ini akan menghapus objek $laptop_andi dan men-trigger pemanggilan destructor.

Sebagai contoh terakhir dalam tutorial kali ini, saya akan membuat contoh constructor yang sering digunakan untuk membuat objek dengan nilai awal. Konsep ini sering digunakan dalam pemrograman objek. Berikut adalah contoh penggunaannya:

<?php
// buat class laptop
class laptop {
 
   private $pemilik;
   private $merk;
 
   // constructor sebagai pembuat nilai awal
   public function __construct($pemilik, $merk) {
     $this->pemilik = $pemilik;
     $this->merk = $merk;
   }
 
   public function hidupkan_laptop() {
     return "Hidupkan Laptop $this->merk punya $this->pemilik";
   }
}
 
// buat objek dari class laptop (instansiasi)
$laptop_andi= new laptop("Andi", "Lenovo");
 
echo $laptop_andi->hidupkan_laptop();
echo "<br />";
 
$laptop_anto= new laptop("Anto", "Acer");
 
echo $laptop_anto->hidupkan_laptop();
?>

Pada kode diatas, saya menggunakan constructor sebagai pembuat nilai awal dari objek. Method constructor menerima 2 buah argumen yang kemudian disimpan kedalam property internal objek.

Berikut adalah hasil yang didapat dari kode program diatas:

Hidupkan Laptop Lenovo punya Andi
Hidupkan Laptop Acer punya Anto
Di dalam PHP, constructor dan destructor harus memiliki hak akses public. Jika anda mengubah hak akses constructor atau destructor menjadi protected atau private, PHP akan mengeluarkan error:

Fatal error: Call to private laptop::__construct() 
from invalid context


Dalam tutorial kali ini, kita telah membahas tentang pengertian constructor dan destructor dalam Pemrograman objek PHP. Kemudian kita juga telah melihat contoh pembuatan class dan objek menggunakan constructor dan destructor. Dalam tutorial belajar OOP PHP berikutnya, kita akan membahas konsep penting lainnya di dalam OOP, yakni penurunan/pewarisan (inheritance) dalam Pemrograman objek.


Tutorial Terkait:

13 Comments

  1. Ade Dwi Putra
    10 Sep 15
  2. graziani
    03 Oct 15
    • Andre
      04 Oct 15
  3. Agus setyar r
    27 Oct 15
    • Andre
      27 Oct 15
  4. jaka
    17 Dec 15
    • Andre
      17 Dec 15
  5. Mhari
    22 Mar 16
    • Andre
      23 Mar 16
  6. fajar
    21 Jun 16
    • Andre
      15 Oct 16
  7. Arif,setiawan
    14 Oct 16
    • Andre
      15 Oct 16

Add Comment