Pertimbangkan Hal ini Sebelum Kuliah di Jurusan Komputer (Part 2)

Artikel ini merupakan sambungan dari Pertimbangkan Hal ini Sebelum Kuliah di Jurusan Komputer (Part 1) yang saya tulis untuk menjawab pertanyaan seputar kuliah di jurusan komputer, entah itu jurusan Teknik Informatika (TI), Ilmu Komputer (Ilkom), maupun Sistem Informasi (SI).

Tulisan ini berasal dari berbagai pertanyaan yang diajukan ke duniailkom baik melalui email maupun kolom komentar. Karena jumlah pertanyaan lumayan banyak (dan sangat menarik untuk dibahas), akan saya bagi kedalam beberapa artikel.

Kuliah di IT Haruskah Kuat Matematika?

Ilustrasi belajar matematika di kampus IT

Sudah menjadi fakta bahwa di jurusan komputer (TI/SI/Ilkom) memiliki mata kuliah matematika. Bahkan sekitar 20% – 30% dari mata kuliah yang nantinya akan dipelajari di kampus “berbau” Matematika. Mulai dari Kakulus, Statistika, Matematika Diskrit, Aljabar Linier, Aljabar Geometri, Analisis Numerik, dll.

Jadi apakah harus jago matematika agar bisa kuliah di TI/SI/Ilkom?

Saya yakin sebagian besar dari kita tidak suka hitung-hitungan, termasuk saya. Pelajaran matematika mengharuskan proses berfikir untuk memecahkan suatu masalah. Materi hapalan terasa lebih mudah karena kita tidak harus “berfikir”, tapi hanya perlu mengingat apa yang telah diajarkan sebelumnya.

Untuk bisa masuk jurusan komputer, anda tidak perlu harus jago matematika. Cukup sekedar tidak anti matematika. Di SMA / SMK kita juga “dipaksa” belajar matematika, dan hasilnya juga tetap lulus (bahkan dengan nilai yang lumayan).

Suka atau tidak suka, di jurusan komputer akan ketemu matematika. Selama keinginan untuk lolos lebih kuat dan punya kemauan untuk belajar, semua bisa dilewati. Jadi, tidak perlu khawatir harus jago matematika untuk bisa masuk jurusan TI/Ilkom/SI.

Kalau memang tidak tahan matematika, sebaiknya cari jurusan lain (terutama jurusan IPS seperti hukum, sosial politik atau sasta). Jadikan programming sebagai hobi dan pelajari secara otodidak, bisa dari buku, atau situs web seperti duniailkom ini.

Pertanyaan yang juga berhubungan, apakah untuk jadi programmer harus pintar matematika?

Tidak juga. Anda bisa baca ratusan tutorial programming di duniailkom (serta ribuan halaman eBook duniailkom) tidak akan ketemu matematika rumit semacam turunan maupun integral. Yang ada hanyalah matamatika sederhana “kabataku”, misalnya untuk menghitung lebar dari sebuah halaman web.

Ada yang bilang matematika akan melatih kemampuan logika yang dibutuhkan programmer. Mungkin ada benarnya, tapi tidak harus. Kemampuan logika programming akan lebih terlatih dengan seringnya latihan program. Tidak harus dari matematika.


Dari IPS Bisakah Masuk ke Jurusan Komputer?

Ilustrasi kelas Kuliah IT

Untuk pertanyaan ini saya belum bisa menjawabnya dengan pasti. Mayoritas atau bahkan hampir semua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mensyaratkan harus lulusan SMA IPA atau SMK yang “beraliran” IPA (seperti jurusan TKJ dan RPL). Sehingga yang berasal dari jurusan IPS dan Bahasa tidak bisa mendaftar ke jurusan TI/Ilkom/SI.

Beberapa universitas swasta mungkin lebih fleksibel (bisa menerima yang dari IPS), namun harus dipastikan terlebih dahulu. Cari informasi di website resmi universitas atau datang langsung ke universitas tersebut.

Jadi, Apakah anak IPS tidak bisa jadi programmer?

Sangat Bisa! Jadi programmer tidak harus kuliah di jurusan komputer. Siapa saja bisa menjadi programmer selama ada kemauan. Buku-buku programming bisa didapat dengan mudah serta banyak web yang membahas tutorial programming (salah satunya website duniailkom).

Programming juga mudah dipelajari secara otodidak. Bahan prakteknya hanya perlu sebuah komputer dan anda sudah bisa belajar pemrograman.

Yang kuliah di jurusan komputer pun harus menambah ilmu programming diluar kampus, karena yang dari dosen juga tidak cukup sebagai modal di dunia kerja nanti: Dilema Lulusan Ilmu Komputer dan Teknik Informatika: Antara Teori dan Praktek.

Jadi teman-teman yang berasal dari jurusan IPS maupun Bahasa tidak perlu berkecil hati. Meskipun mengambil jurusan Hukum atau Akuntansi, bisa jadikan programming sebagai hobi.


Apakah Lulusan SMK bisa Kuliah ke TI/Ilmu Komputer/SI?

Yup, bisa. Terutama SMK yang termasuk kategori IPA seperti SMK TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan), SMK RPL (Rekayasa Perangkat Lunak), SMK Teknik Telekomunikasi, SMK Teknik Elektronika, dsb.

Namun karena proses seleksi ujian masuk (SBMPTN) menggunakan materi SMA, yang dari SMK harus belajar extra agar bisa bersaing dengan teman-teman yang dari SMA. Salah satu caranya bisa dengan mengikuti bimbingan belajar (bimbel) khusus persiapan SBMPTN.

Bagaimana dengan teman-teman SMK yang bukan dari bidang ilmu pengetahuan alam seperti SMK Akuntasi, SMK Bahasa, atau SMK Pariwisata?

Jawabannya sama seperti pertanyaan sebelum ini. Mayoritas Perguruan Tinggi Negeri mensyaratkan harus dari SMK IPA. Alternatifnya bisa coba ke Universitas Swasta.


Apakah di Kampus IT Diajarkan Design, Animasi atau Photoshop?

Tidak. Di jurusan komputer tidak akan diajari cara membuat animasi, cara menggunakan photoshop, maupun cara kerja software editing video. Jurusan Teknik Informatika, Ilmu Komputer, maupun Sistem Informasi fokus ke programming dan teori seputar komputer.

Jika pun ada materi design, biasanya didapat secara otodidak dari klub design yang ada dikampus, bukan dari dosen. Ini juga saya bahas di: Suka Design dan Multimedia? Jangan Masuk Jurusan Ilmu Komputer / IT.

Jika menyukai design dan animasi, jurusan yang tepat adalah jurusan DKV: Mengenal Jurusan DKV (Design Komunikasi Visual).


Apakah di Jurusan IT Diajarkan Cara Membuat Game?

Ilustrasi Main Game di HP

Pertanyaan ini juga sering ditanyakan. Apakah di kampus IT diajari cara membuat game? Jawabannya: Tidak, atau mungkin yang lebih tepat belum sampai ke tahap itu.

Game merupakan aplikasi yang sangat kompleks. Membuatnya jauh lebih susah daripada membuat program biasa seperti website (web programming), maupun aplikasi kasir (desktop programming).

Untuk bisa membuat game, seseorang harus ahli di 3 bidang: design karakter, sound engineer, dan programming. Game paling sederhana sekalipun membutuhkan gambar bergerak dan suara.

Apa yang dipelajari di kampus baru satu bidang: programming. Tidak mencakup materi design maupun sound engineering. Mata kuliah di kampus juga tidak ada yang membahas ini. Jika ada mahasiswa atau lulusan IT yang bisa membuat game, hampir dipastikan dia belajar otodidak.

Tapi seiring berjalannya waktu, mungkin ada kampus yang mulai mengajari mata kuliah ini. Tapi setidaknya saat saya kuliah dulu (jurusan Ilmu Komputer di salah satu PTN), game programming tidak ada disinggung sama sekali.


Dalam artikel ini saya telah membahas beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan dari adik-adik yang ingin masuk ke Jurusan Komputer (TI/Ilkom/SI). Semoga bisa bermanfaat. Apabila ada pertanyaan lain, bisa ditulis di bagian komentar.


Tutorial Terkait:

13 Comments

  1. Tri Nanda
    22 Apr 17
    • Andre
      22 Apr 17
  2. Ryo khrisna f
    29 Apr 17
    • Andre
      30 Apr 17
  3. Tianto
    13 May 17
    • Andre
      13 May 17
      • Tianto
        14 May 17
  4. ke0ngpao
    25 May 17
    • Andre
      27 May 17
  5. najdi nawri sulaiman
    06 Sep 17
    • Andre
      07 Sep 17
  6. gopun
    12 Dec 17
    • Andre
      13 Dec 17

Add Comment